LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home DAKWAH

Ketua PBNU: Tiga Ukhuwah Jadi Kunci Tegaknya NKRI

Yessy Septiani by Yessy Septiani
1 Februari 2026
in DAKWAH, EDITORIAL, EDUKASI, NASIONAL, ORGANISASI, SEPUTAR JATIM
151 2
0
Sambutan Ketua PBNU saat Silaturahim Syawal pada Kamis 185 di Aula Pondok Sabilurrosyiddin Annur Gayungan Surabaya Dok LINES

Sambutan Ketua PBNU saat Silaturahim Syawal pada Kamis (18/5) di Aula Pondok Sabilurrosyiddin Annur, Gayungan, Surabaya. Dok: LINES.

144
SHARES
153
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Ketua PBNU KH. Ahmad Fahrurrozi mengatakan salah satu contoh kerukunan umat beragama terbaik di dunia ada di Indonesia. Umat muslim di Indonesia sebagai umat yang mayoritas, tetapi mereka mau menghargai umat yang lain. Hal ini menunjukkan toleransi di Indonesia begitu tinggi.

“Dimana-mana kebanyakan yang mayoritas tentu merasa lebih dari yang lain dan enggan disamakan. Namun di Indonesia, yang mayoritas bisa hidup berdampingan dengan yang lain. Artinya umat muslim disini bisa menerima dan menghargai umat yang lain,” kata Fahrur Rozi.

Hal ini disampaikannya saat bertauziah pada acara Silaturahim Syawal 1444 H dengan pengurus DPW LDII Jawa Timur di Aula Sabilurrosyidin Annur, Surabaya, Rabu (18/5).

Ahmad Fahrurrozi mendukung penuh kegiatan Silaturrahim Syawal yang dihelat DPW LDII Jawa Timur tersebut. Ia menilai kegiatan itu bertujuan membangun komunikasi diantara tokoh agama lainnya. “Saya setuju sekali adanya kegiatan ini. Di sini berkumpul semuanya, ada NU, Muhammadiyah, dan tokoh agama lainnya. Ini menunjukkan kita sebagai warga negara Indonesia yang baik dan dewasa, yang bisa berbeda pendapat dan pandangan tapi tetap dalam bingkai persatuan,” ungkapnya di hadapan para peserta dari DPD LDII Kabupaten/Kota se – Jawa Timur.

Beliau juga mengajak di tahun politik nantinya para tokoh agama supaya bisa menjadi oksigen, artinya bisa memberi rasa nyaman bagi yang lain. “Semua orang butuh oksigen. Maka oksigen harus kita bagi rata. Kita harus bisa jadi penyejuk bagi masing-masing umat kita di tahun politik yang semakin dekat,” ungkapnya.

Untuk itu, melalui pertemuan ini ia berharap ukhuwah bisa tetap terjaga. Bagaimana bisa saling rukun dan berdampingan, apapun ormas dan agamanya. Dan silaturrahim ini bisa meminimalisir kesalahfahaman. Ia juga berharap LDII bisa terus mempererat ukhuwah dengan lainnya.

“Yang pertama bisa memperkuat ukhuwah Islamiyah, maka ya harus berkomunikasi dan bertemu seperti di momen Silaturahim Syawal ini. Dulu saya belum begitu tahu LDII. Kok dimana-mana ada plang nya LDII. Dulu belum paham, dan setelah kita bertemu dan saling mengenal maka ya sama saja tidak ada yang beda. Saya dan Pak Amrodji juga sama. Artinya bahwa yang beda itu tidak bisa disamakan, tapi yang sama jangan dibedakan,” imbuhnya.

Fahrurrozi menambahkan, yang kedua supaya memperkuat ukhuwah wathaniyyah yaitu bisa menjaga kerukunan antar umat agama lainnya. Meskipun berbeda keyakinan, tapi tetap satu saudara.

“Kemerdekaan bangsa ini didapatkan bukan hanya satu agama, tapi semuanya ikut andil. Ini nikmat yang perlu kita sadari. Kita lahir dari bangsa majemuk, terdiri dari multi agama, multi etnis, dan multi bahasa tapi bisa bertemu dalam satu bingkai NKRI,” ungkap Fahrurrozi.

Terakhir, ada ukhuwah bashariyyah yaitu bisa mengenal antar sesama manusia. Fahrurrozi mengutip dari sebuah ayat Alquran tentang berbuat adil terhadap sesama manusia.

“Innallaha ya’murukum bil adli wal ihsan. Allah memerintahkan kita semua bisa adil kepada siapapun, seagama maupun tidak seagama. Artinya harmonisasi bisa terwujud salah satunya jika kita bisa berbuat adil. Jangan lagi ada sentimen atau kebencian hanya karna berbeda suku atau golongan, akhirnya tidak bisa berbuat adil. Dan ini juga salah satu kunci bisa tegaknya NKRI sesuai dengan tema pertemuan ini,” tutur Fahrur Rozi.

Ia berpesan di tahun politik nanti, jangan sampai kebencian menghiasi ruang publik. Akan tetapi supaya bisa ikut mengkampanyekan kerukunan dan dakwah bil hal, terlebih di dunia maya bisa menyebarkan konten-konten ramah.

Tags: dpw ldii jawa timurNKRIPBNUUkhuwah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Silaturahim Syawal pengurus DPW LDII Jawa Timur dengan Wakil Ketua Umum MUI Jawa Timur Prof KH Halim Soebahar di Jember Foto LINES Jatim

LDII Jatim Silaturahim ke Waketum MUI Jatim, Perkuat Pembinaan Umat

28 Maret 2026
Ketua DPW LDII Jatim KH Moch Amrodji Konawi kiri bersama Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur KH Sukadiono Foto LINES Jatim

LDII dan Muhammadiyah Jatim Dukung WFH, Usulkan Skema Jumat untuk Jaga Ekonomi

28 Maret 2026
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso Foto LINES

Pasca Ramadan, Ketum LDII Tekankan Ibadah dan Kepedulian Sosial Harus Berlanjut

27 Maret 2026
Halalbihalal IdulFitri 1447 H Kecamatan Pacitan Foto Lines Pacitan

LDII Pacitan Ikuti Halalbihalal Kecamatan, Pererat Komunikasi dengan Berbagai Elemen

28 Maret 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada Ketua PCNU Kediri: Ramadan Ajarkan Kesabaran dan Toleransi
  • Zidane Alfin pada Menjelang Buka Puasa, Warga LDII Wonocolo Latihan Pencak Silat Bersama PERSINAS ASAD
  • Lilik Indarti pada LDII Bangkalan Salurkan 75 Paket Santunan Ramadan untuk Anak Yatim dan Keluarga Beruntung
  • Yadi pada Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII
  • Adi Kurniawan pada Terpilih Aklamasi, H. Suhartono Kembali Nakhodai LDII Kota Mojokerto
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.