LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Ketua PBNU: Mengamalkan Pancasila Bagian dari Menjalankan Ajaran Agama

Cakra Sadida by Cakra Sadida
23 Januari 2026
in NASIONAL
132 1
0
Ketua Tanfidziyah PBNU KH Fahrur Rozi kiri berpose dengan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso usai menjadi pembicara dalam Sarasehan Kebangsaan Selasa 1612 Dok LINES

Ketua Tanfidziyah PBNU KH Fahrur Rozi (kiri) berpose dengan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso usai menjadi pembicara dalam Sarasehan Kebangsaan, Selasa (16/12). Dok: LINES.

124
SHARES
132
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Ketua Tanfidziyah PBNU KH Fahrur Rozi menegaskan bahwa pengamalan Pancasila merupakan bagian dari upaya umat beragama dalam menjalankan ajaran agamanya. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila sejalan dengan ajaran agama dan menjadi pedoman bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Penegasan tersebut disampaikan KH Fahrur Rozi saat menjadi narasumber dalam Sarasehan Kebangsaan yang digelar DPP LDII di Jakarta, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, Islam sebagai agama mengatur aspek akidah dan syariah, yang mencakup hubungan manusia dengan Allah serta hubungan antarsesama. Sementara itu, Pancasila menjadi dasar negara yang memfasilitasi kehidupan bersama di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.

“Penerimaan dan pengamalan Pancasila justru merupakan wujud ikhtiar umat Islam Indonesia dalam menjalankan syariat agamanya,” ujarnya.

Menurut Fahrur, Nahdlatul Ulama (NU) juga menegaskan bahwa Pancasila tidak bisa dipertentangkan dengan agama. Sejak awal berdirinya Republik Indonesia, NU telah menerima Pancasila sebagai dasar negara dan memandangnya sebagai nilai yang sejalan dengan ajaran Islam moderat.

Ia juga mengingatkan bahwa NU memiliki sejarah panjang dalam menjaga keutuhan bangsa, di antaranya melalui Resolusi Jihad yang menegaskan kewajiban bela negara. Dalam pandangan NU, Pancasila harus ditempatkan sebagai perekat persatuan dan pemersatu bangsa.

“Di NU tidak ada kamus melawan pemerintah. Mengkritik boleh, tetapi tidak dibenarkan menggulingkan pemerintahan yang sah. Yang selalu dikedepankan adalah nasionalisme,” kata Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Malang itu.

Lebih lanjut, ia menilai Pancasila menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas negara, sehingga umat beragama dapat menjalankan ajaran agamanya dengan aman, menegakkan keadilan, serta menumbuhkan nilai-nilai Islam wasathiyah.

Ia menjelaskan, Islam wasathiyah merupakan cara beragama yang moderat, tidak ekstrem, berkeadilan, menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual dan sosial, serta mengedepankan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam konteks kekinian, Fahrur menekankan pentingnya penguatan cinta tanah air yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, sikap saling merasa paling benar justru berpotensi memicu konflik, terlebih di tengah derasnya arus disinformasi.

“Agama bisa menjadi sangat sensitif jika tidak dilandasi dengan ilmu,” tegasnya.

Meneguhkan Islam wasathiyah, lanjut Fahrur, berarti membangun sikap saling memahami melalui dialog dan persaudaraan, bukan konflik. Keteladanan dan konsistensi dalam bersikap menjadi kunci menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, empati kepada sesama manusia dan seluruh makhluk mencerminkan sikap patriotisme. Dengan demikian, Islam wasathiyah akan mengokohkan umat Islam sebagai umat yang moderat, berkeadilan, dan membawa rahmat bagi semesta. (cak/wid).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
PC LDII Mojoagung memberikan pembekalan kepada puluhan pengurus Pimpinan Anak Cabang PAC se Kecamatan Mojoagung untuk penguatan kapasitas organisasi Dok LINES Jombang

LDII Mojoagung Kenalkan Filosofi Parenting Jawa untuk Mendidik Anak

8 Juni 2026
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Negara Grahadi Surabaya Foto LINES Jatim

Ketua LDII Jatim Ingatkan Kembali Makna Sejarah Lahirnya Pancasila

1 Juni 2026
Juru Sembelih Halal Juleha bersama DPW LDII Jawa Timur memberikan sosialisasi kurban sehat dan halal Foto LINES Jatim

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

30 Mei 2026
Daging kurban dikemas dalam besek bambu sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti plastik saat Iduladha 1447 H Foto LINES Jatim

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek agar Daging Kurban Tetap Sehat dan Utuh

30 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Terima Kunjungan Bhabinkamtibmas Polsek Tarik
  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.