LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Covid-19 Bisa Ciptakan Krisis, Inilah Jalan Keluarnya

Yessy Septiani by Yessy Septiani
3 Juni 2021
in NASIONAL
2 0
0
Covid 19 Bisa Ciptakan Krisis Inilah Jalan Keluarnya

Covid-19 Bisa Ciptakan Krisis, Inilah Jalan Keluarnya

2
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Jakarta (28/9). Dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, terutama dalam bidang sosial ekonomi mampu menciptakan krisis. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pada akhir September, Indonesia masuk jurang resesi. Kementerian Keuangan, menurutnya, telah melakukan update proyeksi perekonomian Indonesia. Untuk tahun 2020 secara keseluruhan, perekonomian Indonesia menjadi minus 1,7 persen hingga 0,6 persen.

Bahkan pada Juni lalu, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) memprediksi Pandemi Covid-19 menyebabkan 6 juta lebih tenaga kerja akan mengalami PHK. Pj Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso mengatakan, imbas Covid-19 adalah menurunnya kesejahteraan masyarakat, “Masalah ini juga harus menjadi perhatian semua pihak. Kepedulian sosial bisa menjadi salah satu solusi tepat,” ujar Chriswanto Santoso.

Menurutnya, Covid-19 ini mendorong munculnya kembali modal sosial bangsa yang terpendam, berupa gotong-royong, “Bila gotong-royong pada kota-kota besar memudar, kini saatnya menggali kembali. Kita bangsa besar yang khas. Modal dan ikatan sosial berupa gotong royong dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, itu menjadi solusi terbaik kala warga yang lain terpuruk akibat pandemi,” imbuhnya.

Menurutnya, perhatian dan dukungan keluarga dan lingkungan, bisa menjadi salah satu faktor penyembuh yang besar. Saling bantu antartetangga misalnya, dengan memberi bantuan sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri. Hal tersebut merupakan langkah sederhana, namun memiliki imbas besar bagi pasien.

Gotong-royong ini juga sudah dicontohkan Rasulullah dan para sahabat, “Saat Madinah mengalami kemarau panjang selama setahun, dan kota Madinah menjadi tujuan pengungsi dari berbagai wilayah di sekitarnya, semangat gotong-royong ditumbuhkan Khalifah Umar bin Khattab,” ujar Chriswanto Santoso.

Saat itu, Syaidina Umar bin Khattab memerintahkan satu warga Madinah membantu satu pengungsi. Dengan begitu, Masjid Nabawi yang penuh pengungsi bisa ditampung di rumah-rumah warga. Dan masalah kelaparan dan rumah tinggal teratasi dengan gotong-royong tersebut, “Tentu dengan pandemi, kepedulian sosial ini jadi sangat penting,” imbuh Chriswanto.

Senada dengan Chriswanto Santoso, Ketua DPP LDII Ardito Bhinadi yang juga Wakil Sekretaris Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI Pusat, mengatakan kepedulian sosial menjadi faktor kunci pengendali resesi ekonomi nasional yang menimpa keluarga, “Imbas Covid-19 bukan hanya pada mereka yang terpapar, namun juga mereka yang sehat pada sisi sosial ekonomi,” ujar Ardito yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Yogyakarta.

“Ada empat hal yang dilakukan Umar bin Khattab dalam menangani wabah,” ujarnya. Pertama, Khalifah Umar bin Khattab membentuk tim khusus, yang mendata korban yang terdampak langsung atau terinfeksi dan mendata korban tak langsung, yakni mereka yang terimbas secara ekonomi, “Data-data itu dilaporkan setiap hari.

Kedua, Umar bin Khattab memutus hubungan desa atau wilayah yang kena wabah dengan wilayah lain atau lockdown. Ketiga, ia membangun pusat-pusat karantina, dengan mengisolasi warga di pegunungan yang hawanya relatif bersih dan jauh dari permukiman warga, “Keempat, wilayah-wilayah yang tak terkena wabah diminta untuk mendistribusikan bantuan, “Prinsipnya, Khalifah meminta suatu wilayah yang sumberdayanya surplus dialihkan ke wilayah lain yang kena musibah,” ujarnya.

Kelima, dalam jangka pendek, Umar bin Khattab membangun ketahanan pangan dengan membuka jalur-jalur distribusi pangan. Kerja sama perdagangan pangan juga dilakukan dengan negara-negara di luar Hijaz. Sementara untuk jangka menengah, Umar bin Khattab menghidupkan lahan-lahan tidur dengan membangun pertanian, dengan menanaminya kembali. Catatan khusus, Umar dan para pembantunya sangat cakap dalam membangun irigasi.

Menurut Chriswanto, dengan meneladani yang dilakukan para nabi hingga sahabat Rasulullah, umat Islam bisa cepat keluar dari krisis ekonomi akibat wabah, “Nabi Yusuf alaihissalam dulu mengajarkan menyimpan sebagian hasil panen dan mengkonsumsi sebagian, saat Mesir diterpa kemarau berkepanjangan, warganya berhasil melalui paceklik karena memiliki ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara, dalam jangka panjang, Rasulullah SAW, menurut Chriswanto, mengajarkan mujhid muzhid, bekerja keras namun efisien, “Umat Islam beliau anjurkan untuk menabung dan sedekah, lalu sisanya dikonsumsi. Praktik konsumsinya, adalah memprioritaskan kebutuhan pokok atau mendesak. Saat terjadi goncangan ekonomi, warga bisa tetap bertahan,” papar Chriswanto.

Terkait dengan gotong-royong, Chriswanto mengingatkan adanya aspek-aspek tanggung jawab sosial dalam bermasyarakat. Pertama, yakni mereka yang berpengetahuan mengajari yang tidak tahu, “Hal ini menunjukkan pentingnya literasi agar masyarakat memiliki inforasi terhadap pandemi, baik dampak maupun solusi,” imbuh Chriswanto.

Kedua, yang kuat membantu yang lemah, “Yakni ada distribusi antara yang berlebihan dan yang kekurangan, baik bantuan makanan, vitamin, obat, ataupun alat pelindung diri (APD),” ujarnya. Selanjutnya, yang ingat mengingatkan pada yang lupa. Mereka yang tak menerapkan protokol kesehatan saat berkumpul dalam ruang publik, supaya diingatkan, “Bahkan mereka yang kurang berolahraga, makan tak teratur, dan jam kerjanya tak seimbang agar diingatkan. Dalam skala individu, hal ini efektif mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Chriswanto.

Ardito menambahkan, perihal ketahanan ekonomi terdapat aspek yang harus diperhatikan, yakni mengatur pola prioritas keuangan keluarga, “Saat wabah alokasi belanja untuk kesehatan lebih banyak dibanding untuk liburan dan hiburan, misalnya,” ujar Ardito. Ia menyarankan, masyarakat tetap produktif saat pandemi untuk tetap berpenghasilan.

“Bisnis-bisnis yang berkaitan dengan kesehatan bisa dijadikan harapan, membuat masker dan APD, lalu dijual atau meningkatkan pemasaran dengan sistem online,” ujarnya. Senada dengan Chriswanto Santoso, Ardito menyarankan agar warga memiliki buffer stock, baik aset yang mudah dicairkan seperti tabungan atau menginvestasikan uangnya ke dalam bisnis yang produktif. Dengan begitu saat terjadi goncangan ekonomi, bisa aman dari krisis.

Tags: CHRISWANTO SANTOSOCoronacovid-19KrisisLDIILembaga Dakwah Islam IndonesiaPandemiprotokol kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
DPD LDII Kabupaten Situbondo menerima kunjungan Kabag Intel Kejari Situbondo Iwan Darmawan bersama jajaran di Kantor Sekretariat Kamis 122 Foto Dok LINES Situbondo

Jelang Musda IX, LDII Situbondo Terima Kunjungan Kejari

12 Februari 2026
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol Purn Budi Waseso memberikan arahan pada acara pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Daerah Pengurus Kwartir Daerah dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur masa bakti 20252030 Rabu 112 di Gedung Negara Grahadi Surabaya Foto Dok LINES Jatim

Kwartir Nasional Dorong Pramuka Jadi Motor Swasembada Pangan

11 Februari 2026
Ketua DPW LDII Jawa Timur H Moch Amrodji Konawi menjadi narasumber Podcast Ruang Informasi episode ke 89 di Studio Kominfo Jawa Timur Selasa 102 mengulas Lima Sukses Ramadan Foto Dok LINES Jatim

Lima Sukses Ramadan, Panduan LDII Jatim Jalani Puasa Berkualitas

10 Februari 2026
Sejumlah siswa SMK Budi Utomo Gadingmangu Jombang memamerkan karya kendaraan hasil inovasi mereka dalam ajang Gelar Karya Siswa 1011 Februari 2026 Foto Dok LINES Jatim

SMK Budi Utomo Jombang Pamerkan Karya Siswa, Dorong Lulusan Siap Kerja dan Mandiri

12 Februari 2026

Komentar Terkini

  • Bapak Zaini pada Lima Sukses Ramadan, Panduan LDII Jatim Jalani Puasa Berkualitas
  • dindaa pada LDII Gunung Anyar Bekali Generus SMP Tata Cara Kurban
  • Norma pada LDII Gunung Anyar Bekali Generus SMP Tata Cara Kurban
  • Roykhan Malvin pada Relawan LDII Kenjeran Bantu Fasilitasi Ribuan Jamaah Haul Akbar Al Fithrah di Surabaya
  • H. MULYONO pada Relawan LDII Kenjeran Bantu Fasilitasi Ribuan Jamaah Haul Akbar Al Fithrah di Surabaya
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.