LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Chriswanto: Quick Count Bukan Kebenaran Absolut

Widi Yunani by Widi Yunani
11 Mei 2016
in NASIONAL
3 0
1
Chriswanto: Quick Count Bukan Kebenaran Absolut
3
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pemilihan presiden RI yang berlangsung hari ini, Rabu (9/7) menyisakan klaim “kemenangan” dari masing-masing kubu pasangan capres dan cawapres. Hal ini terkait pemuatan hasil proses penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei di beberapa media televisi maupun online.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Jawa Timur, Ir. H. Chriswanto Santoso, MSc., memberikan pandangannya terkait hasil sementara penghitungan cepat tersebut. Menurutnya, selisih yang sedikit antara perolehan dua pasangan, salah satunya bisa menimbulkan perang psikologis. Masing-masing pasangan membuat opini seakan-akan mereka yang menang. “Kasihan, nanti yang tertekan KPU,” ujarnya.

Menurutnya, masing-masing pasangan semestinya harus menunjukkan sikap yang bijak, sikap negarawan, tidak memperkeruh permasalahan dengan ucapan-ucapan yang mengancam, mengklaim kepastian, tanpa memberikan toleransi bahwa KPU masih ada sebuah proses yang real count.

“Klaim menang silakan tapi tidak bisa mengabaikan keputusan KPU. Dampak mengesampingkan keputusan KPU, akan menghasilkan chaos di kalangan bawah,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam pilpres ini, bangsa terbelah menjadi dua, ada yang puas dan ada yang tidak puas. Ketika ada yang menganggap quick count adalah kebenaran, padahal belum menjadi sebuah kebenaran, berbahaya. Opini yang sudah terbentuk bisa menimbulkan chaos.

Untuk itu Chriswanto menghimbau kepada seluruh pimpinan bangsa, komponen bangsa, termasuk rakyat untuk menunggu hasil real count. “Apapun yang menjadi keputusan, kita kawal real count dengan bukti-bukti otentik. Negara kita negara hukum yang berpegang pada sebuah bukti yang otentik. Ada prosedur, itu yang kita ikuti. Siapapun yang dimenangkan dalam keputusan real count KPU tanggal 22 Juli nanti, itulah pimpinan yang dipilih dan harus diterima semua pihak,” tambah Chriswanto.

Mengenai kriteria pemimpin dalam pilpres kali ini, Chriswanto menyarankan agar mengutamakan kejujuran. “Kalau belum mempimpin saja tidak memiliki sikap yang tidak negarawan, mempunyai sikap yang justru memprovokasi rakyat, saya kira itu bukan seorang pimpinan yang bagus,” katanya.

Chriswanto menekankan agar semua pihak cooling down menunggu keputusan. Bagaimanapun quick count tidak bisa dijadikan keputusan yang absolut. “Quick count bukan kebenaran absolut,” jelasnya. Hal ini pernah terjadi saat Pilgub Provinsi Jawa Timur 2009 lalu. Hasil quick count berbeda dengan hasil akhir KPU.

“Namanya quick count itu sebuah proses statistik. Statistik itu sebuah proses pendekatan, ada sampling error. Sehingga kita juga harus memberikan peluang yang riil, yang benar,” paparnya.

Terkait kekhawatiran adanya manipulasi data real count, Chriswanto menyarankan untuk mengawal data tersebut. “Kawal, kontrol, tunjukkan bukti-bukti. Semua sudah punya saksi, ada formulir C-1 sebagai bukti,” jelasnya.

Oleh karena itu menurutnya, pimpinan-pimpinan bangsa ini harus menunjukkan sikap kenegarawanannya dengan tidak memprovokasi. Dirinya yakin, jika pemimpin mampu menciptakan suasana dingin, maka rakyat pun akan dingin.

Kepada warga LDII, Chriswanto menyerukan agar tidak terpancing provokasi. Siapapun yang jadi presiden harus diterima sebagai pimpinan bangsa sekaligus mendoakan semoga Indonesia ke depan menjadi lebih baik. Harapannya presiden terpilih bisa menjadi pimpinan yang jujur dan amanah.

Tags: CHRISWANTO SANTOSOLDII JAWA TIMURPILPRES 2014

Comments 1

  1. Daud Yulianto says:
    12 tahun ago

    Hanya negarawan sejati yg bisa menerima segala keputusan KPU yg sudah berdasarkan bukti.
    Semoga kedua kubu bisa saling menerima untuk kemajuan bangsa.
    Dan untuk sistem demokrasi yg berazaskan kebenaran tanpa tekanan.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz Gus Kikin menyambut Ketua DPW LDII Jatim H Moch Amrodji Konawi kanan di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Sabtu 2832026 Foto LINES Jatim

Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat

29 Maret 2026
Pengurus DPW LDII Jatim saat silaturahim ke Ketua Umum Pengurus Pusat MUI Gus War di Kediri Foto LINES Jatim

Jelang Munas X 2026, LDII Jatim Silaturahim ke Ketua Umum MUI

29 Maret 2026
Silaturahim Syawal pengurus DPW LDII Jawa Timur dengan Wakil Ketua Umum MUI Jawa Timur Prof KH Halim Soebahar di Jember Foto LINES Jatim

LDII Jatim Silaturahim ke Waketum MUI Jatim, Perkuat Pembinaan Umat

28 Maret 2026
Pengurus DPW LDII Jatim saat bersilaturahim dengan Prof KH Noor Harisudin di Jember Foto LINES Jatim

Silaturahim Syawal LDII Jatim, Jaga Komunikasi dan Kebersamaan Umat

29 Maret 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada Ketua PCNU Kediri: Ramadan Ajarkan Kesabaran dan Toleransi
  • Zidane Alfin pada Menjelang Buka Puasa, Warga LDII Wonocolo Latihan Pencak Silat Bersama PERSINAS ASAD
  • Lilik Indarti pada LDII Bangkalan Salurkan 75 Paket Santunan Ramadan untuk Anak Yatim dan Keluarga Beruntung
  • Yadi pada Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII
  • Adi Kurniawan pada Terpilih Aklamasi, H. Suhartono Kembali Nakhodai LDII Kota Mojokerto
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.