BANYUWANGI — Perkembangan teknologi tidak akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul tanpa diimbangi karakter yang kuat. Pesan itu disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang digelar DPD LDII Kabupaten Banyuwangi di Bumi Perkemahan Wisata Waduk Sidodadi, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Selasa (7/7/2026).
Di hadapan sekitar 500 peserta dari kalangan pelajar hingga mahasiswa, Ipuk mengajak generasi muda memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak di era digital. Menurutnya, pembinaan akhlak dan karakter harus berjalan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan agar generasi muda tidak kehilangan jati diri.
“Sehebat apa pun teknologi, ketika SDM kita memiliki akhlak, iman, dan karakter yang kuat, ia tidak akan menjadi budak teknologi. Saya berharap CAI menjadi sarana membentuk generasi yang berlandaskan iman kepada Allah, Al-Qur’an, dan Sunnah,” ujarnya.
Ipuk juga mengapresiasi konsistensi LDII Banyuwangi yang terus menyelenggarakan Permata CAI sebagai wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut membekali peserta dengan nilai-nilai kebangsaan, kemandirian, kepemimpinan, dan integritas yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Heri Sujatmiko mengatakan pembinaan generasi penerus dilakukan secara berjenjang, mulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Cabang (PC). Pembinaan tersebut berfokus pada terwujudnya Tri Sukses Generasi Penerus, yakni berakhlak mulia, memiliki pemahaman agama yang baik, dan mandiri.
“Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan sejak usia dini. Kehadiran Ibu Bupati dalam Permata CAI menjadi dukungan sekaligus memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan LDII dalam membangun karakter generasi muda,” kata Heri.
Selain pembinaan karakter, Permata CAI juga melibatkan masyarakat melalui bazar UMKM dan santunan bagi anak yatim di sekitar lokasi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendukung kegiatan tersebut dengan menghadirkan layanan publik dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. (kim/sof/wid)












