BANYUWANGI — Menanamkan nilai cinta alam dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak usia muda menjadi salah satu fokus pembinaan DPD LDII Kabupaten Banyuwangi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Wisata Waduk Sidodadi, Kecamatan Glenmore.
Persiapan kegiatan tahunan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Pondok Arroyan Jajag, Minggu (7/6/2026). Rapat difokuskan pada pembentukan struktur kepanitiaan dan pematangan berbagai kebutuhan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Heri Sujatmiko mengatakan, Permata CAI merupakan bagian dari pembinaan generasi muda yang bertujuan membentuk karakter sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Menurut dia, peserta akan dibekali nilai-nilai karakter yang mendukung terbentuknya generasi muda yang religius, mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air.
“Pembinaan dalam CAI bertujuan membentuk pemuda yang profesional religius, berkarakter luhur, berakhlakul karimah, alim-faqih, dan mandiri. Selain itu, mereka diharapkan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan,” ujar Heri.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh konsep acara, tetapi juga kesiapan panitia dalam menjalankan tugas masing-masing. Karena itu, sinergi antara Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.

Sementara itu, Ketua SC Arif Supratman mengatakan, panitia saat ini tengah melengkapi personel di berbagai bidang untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta dapat terlayani dengan baik.
Menurut Arif, sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi perlengkapan, konsumsi, akomodasi air, dokumentasi, kesehatan, keamanan, hingga fasilitas sanitasi. Persiapan yang matang diperlukan agar peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan secara nyaman dan aman.
“Fasilitas pendukung seperti toilet, layanan kesehatan, keamanan, kesekretariatan, dan dapur harus dipersiapkan dengan baik sehingga peserta dapat fokus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” kata Arif.
Selain aktivitas perkemahan, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, hukum, kepemudaan, dan kewirausahaan. Materi tersebut dirancang untuk memperluas pengetahuan sekaligus memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Panitia juga akan mengintegrasikan pembelajaran 29 karakter luhur yang selama ini menjadi bagian dari pembinaan generasi muda LDII. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga lingkungan dan membangun kepedulian terhadap alam.
Hingga saat ini, panitia terus menyelesaikan berbagai persiapan teknis menjelang pelaksanaan kegiatan. Permata CAI ke-47 direncanakan dibuka oleh Bupati Banyuwangi dan akan melibatkan generasi muda LDII dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyuwangi. (kim/sof/wid)












