KEDIRI — LDII Kota Kediri menggelar pelatihan Fun Cake Art untuk mengasah kreativitas generasi penerus (generus) putri di Aula Semoga Jaya, Bangsal, Kota Kediri, Sabtu (19/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diikuti sekitar 120 peserta dari kalangan generus putri LDII Kota Kediri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang tidak hanya menekankan penguatan nilai keagamaan, tetapi juga pengembangan keterampilan praktis yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari.
Sejak pagi, ara peserta mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan nasihat dan pemantapan nilai-nilai keagamaan sebagai dasar pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak dan mandiri.
Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penekanan mengenai pentingnya keseimbangan antara spiritualitas, karakter, dan keterampilan hidup. Pembinaan ini menjadi salah satu fokus LDII Kota Kediri dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.
Usai sesi pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik Fun Cake Art, yakni pelatihan menghias kue secara kreatif. Instruktur memberikan demonstrasi teknik dasar mulai dari coating cake, meratakan krim, hingga dekorasi agar menghasilkan tampilan kue yang menarik dan estetik.
Selain praktik, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis mulai dari pemilihan bahan, penggunaan alat, hingga teknik dekorasi kekinian yang dapat meningkatkan nilai jual produk.
Peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempraktikkan langsung hasil pembelajaran. Setiap kelompok diberi ruang untuk mengekspresikan ide kreatif dalam menghias kue sesuai tema yang telah ditentukan.
Hasil karya para peserta beragam, mulai dari dekorasi bunga, karakter kreatif, hingga tema ulang tahun dan perayaan keluarga. Kegiatan ini menjadi momen yang paling dinanti karena mendorong kreativitas sekaligus kerja sama antar peserta.

Riska, salah satu instruktur kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan mental kreatif dan peluang usaha.
“Kami ingin para generus putri tidak hanya bisa menghias kue, tetapi juga memahami bahwa keterampilan ini bisa menjadi peluang usaha mandiri di masa depan,” ujar instruktur pelatihan.
Panitia kegiatan juga menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan.
“Harapannya, mereka memiliki skill yang bisa dikembangkan, baik untuk usaha rumahan maupun untuk kebutuhan pribadi. Ini bagian dari upaya membentuk generasi yang mandiri dan produktif,” kata panitia kegiatan.
Di tengah perkembangan ekonomi kreatif, keterampilan menghias kue dinilai memiliki peluang usaha yang cukup luas, mulai dari bisnis kue ulang tahun, hampers, hingga pesanan acara keluarga.
LDII Kota Kediri berharap kegiatan ini dapat memperkuat pembinaan generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga kreatif, inovatif, dan memiliki kemandirian ekonomi. (kim/sof/wid)












