LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home EDUKASI

Santri Digadang Jadi Garda Terdepan Bela Negara

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
24 Januari 2026
in EDUKASI, SEPUTAR PESANTREN
42 3
0
Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama bekali santri Wali Barokah dengan Wawasan Kebangsaan Bela Negara dan Moderasi Beragama pada Rabu 215 Dok LINES

Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, bekali santri Wali Barokah dengan Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Moderasi Beragama, pada Rabu (21/5). Dok: LINES.

42
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KEDIRI — Para santri di masa kini dituntut tak hanya mendapat bekal pengetahuan agama. Untuk membentuk karakter bangsa, para santri pun kini dibekali dengan wawasan kebangsaan. Hal ini dibahas dalam seminar bertajuk Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Moderasi Beragama yang digelar di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Rabu pagi (21/5).

Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, menegaskan, bela negara harus disesuaikan dengan profesi masing-masing individu. Bagi para santri, bela negara diwujudkan melalui semangat belajar yang rajin, menghormati guru, dan saling menghargai antar teman. Mengajak kebaikan dan menjaga kerukunan di lingkungan pendidikan juga merupakan bentuk nyata bela negara.

“Generasi muda jangan sekali-kali melupakan sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya,” ujar Letkol Ragil mengutip pesan Bung Karno, Bapak Proklamator Kemerdekaan Indonesia.

Ia menjelaskan, perjuangan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang dan penuh pengorbanan. Perlawanan terhadap penjajah dilakukan di berbagai daerah oleh tokoh-tokoh nasional seperti Cut Nyak Dien, Pangeran Diponegoro, dan Pattimura. Kemudian muncul periode Kebangkitan Nasional yang ditandai dengan lahirnya organisasi seperti Budi Utomo dan Sarekat Islam, hingga puncaknya Sumpah Pemuda pada 1928.

Perjuangan kemerdekaan juga diwarnai oleh berbagai pemberontakan setelah proklamasi 1945, seperti pemberontakan PKI Muso, DI/TII, dan Permesta. Sebagai negara kepulauan terbesar dunia dengan 38 provinsi dan sekitar 283 juta penduduk, Indonesia membutuhkan kekuatan pertahanan yang tangguh. TNI menjadi komponen utama dalam pertahanan negara.

Letkol Ragil juga menyoroti kondisi geopolitik global yang berpengaruh pada Indonesia, mulai dari konflik Rusia-Ukraina, India-Pakistan, sengketa Laut Cina Selatan, hingga ancaman radikalisme dan terorisme dalam negeri.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002, ancaman terhadap negara terbagi menjadi militer dan non-militer. Sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) melibatkan seluruh warga negara serta sumber daya nasional yang dipersiapkan secara total dan terpadu.

“Jumlah tentara aktif Indonesia sekitar 443.000, sangat tidak seimbang dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa. Oleh sebab itu, penguatan komponen cadangan yang siap dimobilisasi sangat diperlukan,” kata Letkol Ragil.

Ia juga mengingatkan tentang dampak teknologi, terutama penggunaan handphone dan kecerdasan buatan (AI). “Manfaatkan teknologi untuk hal-hal positif dan hindari penyebaran hoaks serta konten negatif yang dapat merusak mental dan moral, termasuk di lingkungan pesantren,” pesannya.

Menurut Letkol Ragil, bela negara adalah tekad, sikap, dan tindakan warga negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. “NKRI harga mati! Itulah yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Bela negara merupakan kewajiban setiap warga negara tanpa terkecuali, sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 30. Nilai-nilai dasar bela negara meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan pada Pancasila, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara.

Karakter yang diharapkan dari generasi muda, khususnya para santri, adalah tangguh, berakhlak mulia, bermoral, toleran, gotong royong, patriotik, dan berorientasi pada nilai-nilai Pancasila yang dijiwai oleh iman dan takwa.

“Presiden Soekarno pernah berkata, ‘Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia’. Karakter dan mentalitas pemuda sangat menentukan masa depan bangsa,” ungkapnya.

Di akhir acara, Letkol Ragil berharap para santri, baik yang mengikuti seminar secara daring maupun tatap muka, mampu menjadi generasi yang bangga akan identitas bangsa, menumbuhkan cinta tanah air, membangun integritas, nasionalisme, patriotisme, serta kesadaran sosial dan kepedulian terhadap sesama. (Mzda)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

12
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

13 Mei 2026
Bedah buku Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke Foto LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UINSA Dorong Keterbukaan dan Dialog Antarormas

13 Mei 2026
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13 Mei 2026
DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Bedah dan Diskusi Buku berjudul Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII Dalam Platform Profesional Religius Dari Sabang Sampai Merauke Acara berlangsung pada Minggu 105 pagi di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya Dok LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UIN Sunan Ampel Surabaya, Hadirkan Narasumber Lintas Ormas

13 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Mayonne Wasykar pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Ilham Mukhsin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Adellyna Cantica pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Roykhan Malvin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.