LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home EDUKASI

Ponpes Al Ubaidah Kenalkan Daur Ulang Sampah Sejak Dini, Bentuk Karakter Santri

Cakra Sadida by Cakra Sadida
24 Januari 2026
in EDUKASI, LINTAS DAERAH
32 1
0
Siswa TK Tarbiyah Al Ubaidah dan KB Choirul Huda diperkenalkan cara mendaur ulang dan mengelola sampah lewat pelatihan sosialisasi Dok LINES

Siswa TK Tarbiyah Al Ubaidah dan KB Choirul Huda diperkenalkan cara mendaur ulang dan mengelola sampah lewat pelatihan sosialisasi. Dok: LINES.

30
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

NGANJUK — Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk terus mendorong budaya peduli lingkungan di kalangan santri. Salah satunya dengan menggelar pelatihan zero waste, yang mempraktekkan cara mendaur ulang sampah secara sederhana, di Ponpes Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Rabu (12/11).

Pelatihan menghadirkan dua pemateri Departemen Litbang, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup (LISDAL) DPP LDII, Atus Syahbudin dan Erni Suhaina Ilham Fadzri. Mereka membagikan langkah-langkah untuk menciptakan pesantren yang ramah lingkungan.

Tak hanya santri, kegiatan ini juga melibatkan siswa TK Tarbiyah Al Ubaidah dan KB Choirul Huda. Di usia dini, mereka diperkenalkan cara mendaur ulang dan mengelola sampah lewat pelatihan sosialisasi.

Erni Suhaina Ilham Fadzry mengatakan bahwa pendidikan karakter soal lingkungan sebaiknya dimulai sejak dini, sebab masalah sampah erat hubungannya dengan kebiasaan dan perilaku manusia.

“Sampah memang masalah, tapi bisa selesai kalau kita sadar bahwa semua orang adalah produsen sampah. Sampah bahkan bisa jadi berkah, indah, dan bernilai rupiah,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan perilaku harus dimulai dari kebiasaan kecil, misalnya tidak membuang sampah sembarangan. Anak-anak juga diajak memungut dan mengumpulkan sampah yang mereka temui, lalu memanfaatkannya kembali.

Dalam pelatihan itu, para peserta belajar membuat ecobrick, yaitu botol plastik berisi sampah anorganik yang dapat disusun menjadi perabot sederhana seperti meja mengaji, “Yang penting bukan beratnya ecobrick, tapi perilaku membiasakan diri tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Anak-anak juga diperkenalkan pada dampak sampah plastik, dari pencemaran laut hingga penyebab banjir. Menurut Erni, program ecopesantren, sekolah adiwiyata, hingga kampung iklim adalah bentuk syukur manusia atas alam yang telah diberikan.

Ia mengajak masyarakat, para guru, hingga para kiai untuk merumuskan kebijakan penanganan sampah bersama-sama agar bumi yang lebih bersih dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sementara itu guru TK Tarbiyah Al Ubaidah, Chinta Melati Azza menilai kunjungan DPP LDII membawa dampak besar bagi murid maupun pendidik, “Anak-anak sangat antusias. Mereka jadi sadar kalau sampah ternyata bisa bermanfaat dan diubah jadi karya. Biasanya langsung dibuang, sekarang mereka tahu bahwa sampah bisa didaur dan dimanfaatkan lagi,” katanya.

Para guru juga mendapat wawasan baru tentang cara menanamkan kepedulian lingkungan pada anak sejak dini. Contoh karya kreatif yang dibawa tim pelatihan membuat anak-anak semakin penasaran. “Hasil karyanya luar biasa. Anak-anak jadi lebih kreatif dan ingin mencoba, dan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” tambahnya.

Ponpes Al Ubaidah berharap pelatihan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan pesantren zero waste, sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. (cak/wid).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Pengurus KNPI memperkuat peran pemuda di Kabupaten Lamongan Foto LINES Lamongan

Perkuat Kolaborasi antarormas, Pemuda LDII Masuk Kepengurusan KNPI 21 Kecamatan di Lamongan

27 Agustus 2026
Pelepasan 50 tukik di Pantai Cemara Banyuwangi Minggu 2382026 pagi Dok LINES Jatim

MUI Jatim Dorong LDII Konsisten Jaga Kelestarian Alam

24 Agustus 2026
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi Bidang Perekonomian dan Pembangunan Suratno menilai kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik yang digelar LDII Jatim bersama Pemkab Banyuwangi bisa menjadi contoh bagi organisasi kemasyarakatan ormas lainnya Dok LINES Jatim

Pemkab Banyuwangi: Gerakan LDII Tanam Mangrove Bisa Jadi Blueprint Bagi Ormas Lain

24 Agustus 2026
Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Amrodji Konawi dan Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi Bidang Perekonomian dan Pembangunan Suratno menanam pohon mangrove di area Pantai Cemara Minggu 2382026 pagi Dok LINES Jatim

LDII Jatim dan Pemkab Banyuwangi Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Cemara

24 Agustus 2026

Komentar Terkini

  • H. MULYONO pada Peringati HUT ke-81 RI, Ketua LDII Jatim Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Persatuan
  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.