MOJOKERTO — Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, DPD LDII Kota Mojokerto menggelar Halaqah Imam Shalat Masjid dan Mushala se-Kota Mojokerto di Masjid Al-Hikmah, Minggu (15/2/2026). Sebanyak 80 imam dari tiga kecamatan di Kota Mojokerto mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Ramadan, terutama untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan sesuai tuntunan. Selama Ramadan, aktivitas ibadah di masjid dan mushala biasanya meningkat, seperti shalat tarawih, tadarus Al Quran, hingga kajian keagamaan.
Dalam halaqah tersebut, para imam mendapatkan pembekalan tentang perbaikan bacaan shalat, pemahaman fiqih ibadah, serta penguatan peran imam sebagai pembimbing jamaah. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab untuk menyamakan pemahaman.
Dewan Penasihat LDII Kota Mojokerto, H. Gatot Subiyanto, mengatakan peningkatan kualitas imam menjadi langkah penting agar pelaksanaan ibadah selama Ramadan lebih khusyuk dan berkualitas.
“Kami berharap kualitas para imam shalat di masjid dan mushala LDII semakin meningkat dengan adanya halaqah ini,” ujarnya.
Menurut Gatot, kegiatan ini juga mendukung program “5 Sukses Ramadan” yang dicanangkan LDII, yakni sukses puasa, sukses membaca Al Quran, sukses shalat tarawih, sukses meraih Lailatul Qadar, dan sukses menunaikan zakat fitrah.
Ia menambahkan, keberhasilan Ramadan tidak hanya diukur dari ramainya kegiatan di masjid, tetapi juga dari pemahaman dan kekhusyukan dalam beribadah. Karena itu, imam memiliki peran penting sebagai teladan sekaligus pengarah jamaah.
LDII Kota Mojokerto berencana menjadikan pembinaan imam sebagai kegiatan rutin, tidak hanya menjelang Ramadan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan kualitas pelayanan keagamaan di masjid dan mushala semakin baik serta memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. (Kim/sof/wid)












