LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home BERITA DAERAH

LDII Kediri Hadiri Musda VII Muhammadiyah, Berikan Pesan-Pesan Ini

Yessy Septiani by Yessy Septiani
2 Februari 2026
in BERITA DAERAH, EDUKASI, EKONOMI
50 0
0
Musyawarah Daerah Musda VII Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri dan Musyawarah Daerah VI Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Kediri di Aula Ki Bagus Hadikusumo Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri Minggu 53

Musyawarah Daerah (Musda) VII Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri dan Musyawarah Daerah VI Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Kediri, di Aula Ki Bagus Hadikusumo, Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri, Minggu (53).

47
SHARES
50
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KEDIRI — Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto memberi apresiasi kepada Muhammadiyah atas peran besarnya dalam bidang dakwah, pendidikan serta pembangunan di Kota Kediri.

Hal itu ia sampaikan pada Musyawarah Daerah (Musda) VII Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri dan Musyawarah Daerah VI Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Kediri, di Aula Ki Bagus Hadikusumo, Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri, Minggu (5/3).

“Alhamdulillah, Hubungan baik Muhammadiyah dan LDII di Kota Kediri ini tetap terjalin dengan baik, bahkan mudah-mudahan ke depan lebih meningkat lagi. Semoga dengan adanya Musda ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang tepat, bisa membawa generasi muda Islam yang beriman, berakhlakul karimah, ilmiah, berwawasan kebangsaan serta selalu menjaga ukhuwah dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga mengajak Pimpinan Daerah Muhammadiyah untuk membangkitkan perekonomian Kota Kediri secara bersama-sama. Tentunya melalui tiga potensi besar yang dimiliki oleh Kota Kediri, yaitu bidang perdagangan, pendidikan, dan kesehatan.

Ia mengungkapkan bahwa tiga potensi Kota Kediri tersebut dapat menjadi sasaran utama Muhammadiyah. Di tahun 2023 bandara di Kediri akan dibuka dan akan dibangun permulaan jalan tol di Semampir menuju ke bandara. “Maka tentu adanya hal tersebut, akan memberikan banyak peluang perekonomian bagi Kota Kediri. Diharapkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri bisa menangkap peluang perekonomian yang ada,” ungkapnya.

“Pimpinan Daerah Muhammadiyah sudah banyak memberikan masukan dan sumbangsih bagi Kota Kediri. Saya berharap kepemimpinan Muhammadiyah ke depan akan jauh lebih baik lagi, yang paling penting kerukunan selalu diprioritaskan. Kalau rukun dan kompak, maka akan bisa membangun Muhammadiyah dan Kota Kediri lebih besar lagi dan memberikan dampak yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Bupati Kediri juga menyebutkan sumbangsih Muhammadiyah di berbagai bidang, “Di bidang kesehatan RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan sudah memberikan warna yang luar biasa di Kota Kediri. Di bidang pendidikan dan perdagangan pun sama tinggal kita dorong yang muda-muda untuk menguatkan ekonomi kreatifnya. Kita harus bersama-sama menangkap peluang yang ada dan kita harus optimis,” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar generasi muda di Kota Kediri menjadi generasi yang hebat dan memiliki akhlakul karimah. Saat ini indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Kediri naik 0,99 persen sehingga IPM di Kota Kediri berada di angka 79,59. Pemerintah Kota Kediri akan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di Kota Kediri.

“Saya ingin strata pendidikan di Kota Kediri menjadi tinggi dan anak-anaknya saleh dan salehah. Karena kalau pendidikannya tinggi tapi tidak memiliki ilmu agama maka bisa menjadi orang yang pintar tapi keblinger. Saya tidak mau itu terjadi,” pungkasnya.

Tags: indeks pembangunan manusiaIPMLDII kedirimuhammadiyahMUSDAMusda VIIMusda VII Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

12
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

13 Mei 2026
Bedah buku Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke Foto LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UINSA Dorong Keterbukaan dan Dialog Antarormas

13 Mei 2026
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13 Mei 2026
DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Bedah dan Diskusi Buku berjudul Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII Dalam Platform Profesional Religius Dari Sabang Sampai Merauke Acara berlangsung pada Minggu 105 pagi di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya Dok LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UIN Sunan Ampel Surabaya, Hadirkan Narasumber Lintas Ormas

13 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Mayonne Wasykar pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Ilham Mukhsin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Adellyna Cantica pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Roykhan Malvin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.