JEMBER — Toleransi di tengah keberagaman menjadi salah satu perhatian dalam silaturahim yang digelar Kodim 0824/Jember bersama tokoh lintas agama dan organisasi kemasyarakatan, Rabu (1/7/2026). Ketua DPD LDII Kabupaten Jember Akhmad Malik Afandi menilai komunikasi lintas elemen perlu terus dirawat untuk menjaga persatuan.
Silaturahim yang berlangsung di Markas Kodim 0824/Jember itu dihadiri jajaran TNI, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang. Forum tersebut menjadi wadah memperkuat komunikasi dan koordinasi antarelemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada mengatakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh TNI sendiri. Menurutnya, situasi yang aman membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat melalui komunikasi yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor.
“Ruang komunikasi antara TNI dengan tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat harus terus dirawat. Sinergi yang kuat menjadi modal penting untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Akhmad Malik menilai silaturahim menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antarelemen masyarakat sekaligus membangun kesepahaman dalam menyikapi berbagai perbedaan.
“Silaturahim itu harus kita jaga di tengah-tengah perbedaan yang ada. Yang beda jangan dipaksakan harus sama, yang sama jangan dicari perbedaannya. Komunikasi itu tidak harus selalu melalui acara yang formal, tapi bisa melalui kegiatan yang santai seperti gowes bersama atau kerja bakti bersama,” kata Malik.
Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara berkelanjutan akan memperkuat rasa saling percaya sekaligus memudahkan koordinasi ketika menghadapi persoalan di masyarakat. Karena itu, ruang dialog antarlembaga dan antarkomunitas perlu terus dibuka, baik melalui forum resmi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Malik menambahkan, LDII berkomitmen mendukung terciptanya masyarakat yang rukun melalui pembinaan karakter generasi muda. Program pembinaan tersebut diarahkan untuk membentuk generasi profesional religius yang menjunjung nilai kebangsaan, toleransi, serta semangat gotong royong.
Silaturahim tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara TNI dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Jember. Melalui komunikasi yang terjaga, sinergi antarlembaga diharapkan semakin efektif dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas daerah. (gas/sof/wid)












