LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

LDII Dorong Ibu Berperan Mencetak Generasi Unggul Masa Depan

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
1 Februari 2026
in NASIONAL
70 1
0
Ketua DPP LDII Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga Siti Nurannisaa memberikan pembekalan keterampilan parenting bagi remaja putri dan ibu ibu dalam mengelola rumah tangga Minggu 210 Dok LINES

Ketua DPP LDII Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga, Siti Nurannisaa memberikan pembekalan keterampilan parenting bagi remaja putri dan ibu-ibu dalam mengelola rumah tangga, Minggu (2/10). Dok: LINES.

67
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional 8 Maret, Ketua DPP LDII Siti Nurannisaa Paramabekti, mengatakan bahwa perempuan merupakan sasaran program pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Artinya dalam pembangunan tak ada satupun yang tertinggal, termasuk wanita,” ujarnya.

Menurut Nisa, SDGs menempatkan perempuan sebagai salah satu sumberdaya manusia yang aktif berperan untuk memajukan diri, memperoleh pengetahuan, memperluas pemahaman, dan meningkatkan keterampilannya, “Bonus demografi juga menjadi tantangan untuk memanfaatkan perempuan usia produktif yang dapat menjadi modal dasar, khususnya dalam aspek pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan perekonomian,” pungkasnya.

Pada era internet seperti saat ini, Nisa menukil data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UN Women, 37 persen wanita tidak menggunakan internet. Sementara 259 juta lebih sedikit perempuan yang memiliki akses ke internet dibandingkan laki-laki, walaupun jumlah mereka hampir setengah dari populasi dunia. Ia berpendapat peningkatan literasi digital bagi para perempuan, memungkinkan terbukanya peluang untuk membangun diri dan lingkungannya.

“Jika perempuan tidak memperoleh akses dan kontrol pada sumberdaya tersebut dan tidak memiliki kemampuan dalam penggunaannya, maka mereka tidak dapat mengembangkan keterampilan digitalnya,” kata Nisa. Padahal, menurutnya, kemampuan tersebut sangat penting untuk pengembangan diri, sekaligus menghadapi kehidupan masa depan, khususnya pada peran pendidikan bagi generasi digital native (mereka yang lahir di lingkungan era digital).

Untuk itu, pemerintah, ormas, dan keluarga, ia harapkan menjadikan perempuan berdaya. Agar mereka mampu mengambil keputusan, teguh memfokuskan diri, mengerahkan energi dan perhatiannya pada apa yang bisa dilakukan. Menurutnya, perempuan yang berdaya memiliki dampak ke banyak hal.

Pada peran keluarga misalnya, peran perempuan sebagai Ibu, “Al-ummu madrasatul ula” madrasah atau sekolah pertama bagi anaknya. Apabila para perempuan dipersiapkan sebelumnya, maka sama dengan telah mempersiapkan generasi terbaik. Pada lingkup ruang publik perempuan juga dapat berpartisipasi dalam tugas-tugas sosial di bidang kesehatan, ekonomi, kesejahteraan, lingkungan dan lainnya.

Pada perjalanannya memang ada beberapa hal yang perlu dikuatkan terlebih dahulu oleh diri perempuan itu sendiri. Pertama, perempuan harus menjadi sosok yang percaya diri, memiliki kemauan kuat dari dalam diri sendiri bahwa dirinya ingin maju. Mampu mengubah pola pikir diri sendiri, memiliki karakter membangun dengan keterlibatan dalam berbagai hal di lingkungannya. “Kedua, restu dan dukungan keluarga. Ketiga, saling menguatkan antar perempuan, memberikan inspirasi, serta berbagi cerita,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan sejarah dari Hari Perempuan Internasional bermula dari peristiwa unjuk rasa buruh di Perancis pada 8 Maret 1907 yang melibatkan banyak perempuan. Para intelektual Eropa menjadikannya pijakan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional. Dalam konteks kekinian, perempuan harus diberdayakan untuk menyiapkan generasi unggul masa depan.

“Para perempuan saat ini telah meraih pendidikan tinggi dan mampu menjawab tuntutan profesional. Di sisi lain, perempuan memiliki kodrat melahirkan. Di sinilah Islam mengajarkan perempuan yang sholihah mampu merawat, dan membina menjadi generasi unggul,” ujar KH Chriswanto Santoso.

Perempuan menempati tempat tersendiri dalam program kerja LDII. Menurut KH Chriswanto, sejak 1997, LDII Jawa Timur mengadakan seminar perempuan yang rutin, menghadirkan para psikolog keluarga, manajer keuangan, ahli kesehatan, hingga ahli gizi, “Perempuan yang berpengetahuan dan berwawasan dapat membina anak-anaknya dengan baik. Dengan demikian lahirlah generasi unggul,” tutur KH Chriswanto.

Perempuan memang tak sekadar memasak, membersihkan rumah, dan tugas-tugas lain sebagai istri. Mereka adalah manajer yang mengatur keuangan keluarga, “Tugas ini bertambah ketika perempuan juga memutuskan bekerja atau menjalankan aktivitas sosial. Untuk itu mereka harus mampu mengatur waktu, berbagi tugas dengan suami,” pungkasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Wanita DPW LDII Jawa Timur, Hj Emie Santoso. Ia menyampaikan bahwa Islam telah menempatkan perempuan pada posisi yang sangat mulia.

Emie mengutip sebuah hadits ketika sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?’ Rasulullah pun menjawab: ‘Ibumu’. ‘Lalu siapa lagi?’, ‘Ibumu’. ‘Siapa lagi’, ‘Ibumu’. ‘Siapa lagi’, ‘Ayahmu’.”

Dari hadits tersebut bisa dilihat betapa mulianya seorang ibu, sehingga kedudukan seorang Ibu disebut tiga kali oleh Rasulullah untuk berbakti kepadanya.

Untuk itu, lanjut Emie, seorang ibu perlu mendapatkan dukungan seluruh anggota keluarga dalam menjalankan perannya. Di dalam kehidupan rumah tangga maupun lingkungan sosialnya. “Kerjasama yang baik antaranggota keluarga akan membantu seorang ibu dalam menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Dewan Pimpinan Wilayah DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII Jawa Timur menggelar Diskusi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan TPPK secara daring via Zoom Minggu 127 Dok LINES Jatim

Cegah Kekerasan di Pesantren dan Sekolah, LDII Jatim Gelar Diskusi TPPK

13 Juli 2026
Peserta PERMATA CAI menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik di area perkemahan sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah yang diberikan DLH Banyuwangi Selasa 77 Foto LINES Banyuwangi

DLH Banyuwangi Edukasi Pilah Sampah pada PERMATA CAI

8 Juli 2026
Layanan adminduk keliling Disdukcapil Banyuwangi melayani peserta PERMATA CAI dan warga di Bumi Perkemahan Wisata Waduk Sidodadi Glenmore Selasa 772026 Foto LINES Banyuwangi

LDII Banyuwangi Gandeng Disdukcapil Hadirkan Layanan Adminduk Keliling di Lokasi PERMATA CAI

8 Juli 2026
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani membuka PERMATA CAI ke 47 yang diselenggarakan DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Selasa 772026 Foto LINES Banyuwangi

Buka Permata CAI, Bupati Banyuwangi Ajak Generasi Muda Perkuat Karakter di Era Digital

8 Juli 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Terima Kunjungan Bhabinkamtibmas Polsek Tarik
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.