LAMONGAN — DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lamongan mendorong pengembangan potensi pemuda hingga tingkat kecamatan. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi jajaran pengurus KNPI dengan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Jumat (13/6/2026).
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja bupati itu dipimpin Ketua DPD KNPI Lamongan periode 2026–2029, Imam Fadli. Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah.
Dalam pertemuan tersebut, KNPI menyerahkan surat keputusan susunan kepengurusan DPD KNPI Lamongan periode 2026–2029. Selain itu, KNPI juga memaparkan rencana pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan sebagai langkah strategis untuk memperluas ruang partisipasi pemuda.
Imam Fadli mengatakan, KNPI harus mampu menjadi wadah berhimpun dan berkolaborasi bagi berbagai organisasi kepemudaan. Menurutnya, penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan penting untuk menggali potensi pemuda sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam pembangunan daerah.
“KNPI ingin hadir lebih dekat dengan pemuda, termasuk di tingkat kecamatan. Melalui langkah ini, kami berharap potensi pemuda dapat terwadahi dan dikembangkan secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan juga akan melibatkan berbagai unsur pemuda, mulai dari mahasiswa hingga organisasi kepemudaan yang ada di daerah. Dengan demikian, KNPI diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan mandiri.
Selain membahas pengembangan organisasi, KNPI juga mengusulkan pemanfaatan Gedung Pemuda sebagai pusat kegiatan dan koordinasi organisasi. Menurut Imam, keberadaan fasilitas tersebut akan mendukung pelaksanaan program serta memperkuat komunikasi antarpengurus.
Sementara itu, Wakil Ketua KNPI Lamongan yang juga Ketua Pemuda LDII Kabupaten Lamongan, Alkhayawan Nurhuda, menyatakan kesiapan organisasinya untuk berkontribusi dalam penguatan peran pemuda di tingkat kecamatan.
Menurut Alkhayawan, pengembangan potensi pemuda membutuhkan sinergi lintas organisasi agar program yang dijalankan dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemuda LDII Lamongan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan potensi pemuda di setiap kecamatan,” katanya.
Ia menegaskan, kolaborasi antarorganisasi kepemudaan menjadi kunci dalam membangun gerakan pemuda yang solid dan berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan pemuda dapat berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.
Melalui audiensi ini, KNPI Lamongan menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah pengembangan generasi muda, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan Lamongan. (kim/sof)












