KEDIRI — Lebih dari 1.400 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di kota Kediri untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) 2 Mbahman Gowes Sejagat (MGS), Minggu (23/8/2026). Mereka hadir untuk mengikuti Jambore Nasional MGS sekaligus memperingati HUT ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi ajang berkumpulnya anggota MGS sebagai komunitas pesepeda dari berbagai daerah sekaligus kesempatan mengenal destinasi wisata di Kota dan Kabupaten Kediri.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim melepas langsung para peserta dari Balai Kota Kediri.
Menurut Vinanda, kehadiran ribuan pesepeda dari berbagai daerah menjadi kesempatan bagi Kota Kediri untuk memperkenalkan potensi wisata dan kulinernya. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Kota Kediri melalui semangat hidup sehat dan produktif.
“Kami mengajak seluruh peserta menikmati keramahan Kota Kediri. Jangan lupa mencicipi kuliner khas dan membawa oleh-oleh sebelum kembali ke daerah asal,” ujar Vinanda.
Ketua LDII Kota Kediri Agung Riyanto, yang turut terlibat dalam penyelenggaraan Jamnas 2 MGS mengatakan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi anggota komunitas dari berbagai daerah untuk menikmati perjalanan bersepeda sekaligus mengenal Kota Kediri.
“Kami berharap peserta mendapatkan pengalaman yang berkesan selama berada di Kediri. Selain bersepeda, mereka bisa bersilaturahim dan mengenal lebih dekat kota ini,” ujar Agung.

Ketua Panitia Jamnas MGS 2 M. Nur Wicaksono mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat silaturahim antaranggota komunitas MGS dari seluruh Indonesia.
Persiapan kegiatan dilakukan sekitar dua bulan. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga dari luar Jawa, antara lain Makassar dan Nusa Tenggara Timur.
Bahkan, sejumlah peserta memilih mengayuh sepeda langsung dari kota asal menuju Kediri. Peserta dari Bekasi dan Jakarta, misalnya, menempuh perjalanan hingga lima hari.
“Persiapan event ini memakan waktu sekitar dua bulan. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena diterima dengan sangat baik untuk menggelar pelepasan di Balai Kota Kediri,” kata Wicaksono.
Peserta menempuh dua pilihan rute, yakni adventure sekitar 35 kilometer dan fun bike sekitar 20 kilometer. Kedua rute melintasi sejumlah destinasi di Kota dan Kabupaten Kediri, sebelum peserta kembali ke Pondok Pesantren Wali Barokah sebagai titik finis.
Setelah menyelesaikan rute, para peserta berkumpul kembali di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. Panitia menyiapkan sarapan bersama, panggung hiburan, dan pembagian doorprize. (ham/wid)












