KEDIRI — Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri mengikuti Kirab Merah Putih untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026).
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melepas kirab dari Balai Kota Kediri dan berakhir di kawasan Selomangleng, Gunung Klotok. Kirab diikuti 1.147 peserta dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, pelajar, komunitas, dan masyarakat umum.
Vinanda mengatakan, kirab menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan melalui karya dan kontribusi.
“Jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah berhenti berkarya, berinovasi, serta memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat Kota Kediri,” kata Vinanda.

Ketua Pemuda LDII Kota Kediri Yuda Langgeng Asadullah mengatakan, keikutsertaan dalam kirab merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud cinta tanah air.
“Nasionalisme bukan hanya soal upacara setahun sekali, tapi soal bagaimana kita menjaga nilai-nilai persatuan itu dalam keseharian kita,” ujar Yuda.
Menurut Yuda, kecintaan terhadap tanah air, menjaga persatuan, dan berkontribusi bagi masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara sekaligus umat Islam.
Sementara itu, Sekretaris LDII Kota Kediri Asyhari Eko Prayitno menilai kirab menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi masyarakat untuk berjalan bersama dalam semangat persatuan.
“Kita ini dari berbagai organisasi, berbagai komunitas, tetapi bisa jalan bareng satu rute dengan satu bendera yang sama. Itu yang menurut saya paling bermakna,” katanya.
Asyhari berharap generasi muda terus menjaga kemerdekaan dengan memperkuat persatuan dan tidak merusak apa yang telah diperjuangkan para pendahulu.
“Kita lahir sudah merdeka, tidak merasakan penjajahan. Tapi justru karena itu kita harus lebih sadar untuk menjaganya,” ujar Asyhari. (kim/sof/wid)












