LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Capai Rp 2 M per Hari, Perputaran Penghasilan Warga Kediri Saat Asrama Syarah Asma’ Allah Al-Husna

Widi Yunani by Widi Yunani
11 Mei 2016
in EKONOMI, SEPUTAR JATIM, SEPUTAR PESANTREN
164 12
4
Capai Rp 2 M per Hari, Perputaran Penghasilan Warga Kediri Saat Asrama Syarah Asma’ Allah Al-Husna

Pedagang di Asrama Syarah Asma’ Allah Al-Husna

165
SHARES
176
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pelaksanaan asrama Syarah Asma’ Allah Al-Husna di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri memasuki hari ketiga pada Rabu (9/3) ini. Materi asrama yang diikuti sekitar 20 ribu lebih warga LDII dari seluruh Indonesia dan alumni pondok pesantren Wali Barokah dari Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Singapura, Jepang, Suriname, dan berbagai negara lainnya ini akan tuntas dikajikan pada hari ini juga.

“Asrama ini merupakan upaya LDII untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap nama-nama Allah SWT, sehingga warga LDII dapat mengambil hikmah untuk melakukan hal-hal yang disenangi oleh Allah. Misalnya sifat Allah yang Arrohman, mengingatkan agar umat Islam juga memiliki sifat pengasih,” papar Ketua DPP LDII Chriswanto Santoso.

Peserta Asrama
Peserta Asrama

Adapun peserta asrama yang mendaftar secara khusus mencapai 7 ribu orang, mereka adalah utusan DPD Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia dan alumni Pondok Pesantren Wali Barokah dari berbagai penjuru negara. Sementara warga LDII yang spontan hadir mencapai 12 ribu orang lebih. Selain itu ditambah dengan siswa siswi pondok yang berjumlah sekitar 5 ribu orang.

Menurut Chriswanto, proses persiapan asrama dilakukan selama setahun terakhir. Ada kajian mendalam melalui Alquran dan Alhadist serta kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama, mengenai 99 nama Allah SWT. Tiap ulama mengajukan referensi, lalu dikaji serta didiskusikan. Hasilnya menjadi sebuah kitab Syarah Asma’ Allah Al-Husna, yang kemudian dikoreksi lagi sebelum diajarkan pada peserta asrama.

“Setelah siap, Majelis Al-Taujih wa Al-Irsyad memutuskan menggelar asrama di Pesantren Wali Barokah mulai 7 hingga 10 Maret,” ujar Chriswanto. Tiga ulama muda LDII didaulat sebagai penyampai kajian Syarah Asma’ Allah Al-Husna, antara lain KH Kholil Asyari, KH Abdul Aziz Ridwan, dan KH Abdullah Mas’ud.

Pelaksanaan asrama Syarah Asmaul Husna ini selain untuk meningkatkan pemahaman agama, juga membawa dampak positif secara ekonomi bagi warga sekitar pondok.

“Pengeluaran rata-rata mereka untuk konsumsi mencapai rata-rata Rp 100 ribu per hari. Bila dikalikan 20 ribu, artinya perputaran uang dalam asrama ini mencapai Rp 2 miliar per hari,” ujar Chriswanto.

Pedagang di Asrama Syarah Asma Allah Al Husna 1

Selain konsumsi, perputaran uang terjadi pada sektor penginapan. Warga LDII ada yang menginap di hotel dan rumah-rumah warga sekitar pondok, yang dipatok rata-rata Rp 2 juta per rumah selama empat hari asrama. Harga sewa kamar atau kost pun meningkat hingga 100-200 persen.

Dari pemantauan wartawan LDII News Network (LINES), omzet pedagang di sekitar Ponpes Wali Barokah mengalami peningkatan hingga 200 persen. Selain warga setempat, beberapa pedagang ini datang dari luar Kediri.

Warung Depot Jawara misalnya, yang biasanya memperoleh penghasilan Rp 800 ribu per hari meningkat menjadi Rp 2,5 juta per hari. Warung ini juga harus menyediakan 250 porsi setiap hari, yang langsung ludes dibeli peserta asrama.

Rezeki juga mengalir ke kantong Dita (23 tahun), yang berdagang es jus di gerbang selatan pondok. Omzet sehari-hari Dita mencapai Rp 300-350 ribu, namun saat asrama meningkat hingga 100 persen atau Rp 600 ribu per hari.

“Saya harus mengambil bahan baku sehari dua kali, kira-kira per hari menghabiskan 200 gelas es jus,” ujar Dita. Ia berharap, pesantren di Kediri sering menggelar kegiatan asrama atau seremoni lainnya. Hal itu menurutnya bisa membantu meningkatkan ekonomi rakyat kecil.

Pedagang di Asrama Syarah Asma Allah Al Husna 3

Hal senada diungkapkan Biem, (55 tahun) yang sehari-hari menjadi tukang becak. Ia biasanya mangkal di dekat Pesantren Wali Barokah. Tukang becak ini mengaku mendapat kenaikan pendapatan pula. Jika pada hari-hari biasa ia kalah bersaing dengan ojek ataupun angkot yang kian marak bersliweran di Kediri. “Biasanya sehari saya bisa mengumpulkan Rp 20 ribu, namun saat asrama bisa mencapai Rp 60 ribu,” papar Biem.

Sementara itu keuntungan berlipat juga dinikmati pedagang pakaian. M. Faqih (35 tahun) asal Solo, dalam tiga hari ia berhasil meraih omzet Rp 15 juta, dengan keuntungan 40 persen atau sekitar Rp 6 juta. “Keuntungan bersih mencapai Rp 200-300 ribu per hari di hari normal, pada asrama rezeki bisa berlipat,” ujar Faqih.

Untuk itu, tak berlebihan jika Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut gembira perhelatan asrama Syarah Asmaul Husna. Menurut Abdullah, perhelatan asrama seperti yang dilakukan LDII mendorong terjadinya multiplier effect bagi para pelaku usaha dan warga Kediri. Keberadaan berbagai pondok pesantren menjadikan Kediri berpotensi sebagai pusat wisata religi. Dengan demikian, mengalirnya wisatawan atau santri dari berbagai kota otomatis akan mendorong perputaran ekonomi di Kediri.

Tags: Asrama Syarah Asma’ Allah Al-Husna

Comments 4

  1. darwin misi says:
    10 tahun ago

    Alhamdulillah…
    Jaya islam
    Damai la islam

    Balas
  2. elma says:
    10 tahun ago

    mohon infonya tentang ppm

    Balas
    • rizqnastiti says:
      10 tahun ago

      Bu/Pak Elma,

      ini info tentang PPM dan PPPM di Indonesia

      http://www.siduta.com/informasi-alamat-pondok-pesantren-mahasiswa-dan-pelajar-di-indonesia/

      http://www.siduta.com/kuliah-sambil-nyantri-di-pondok-pesantren-mahasiswa-surabaya/

      Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Ketua Sakocab SPN Surabaya Nur Kholis Foto LINES Surabaya

Lewat Permainan Kelompok, Sakocab SPN Surabaya Ajak Pemuda LDII Perkuat 29 Karakter Luhur

20 April 2026
Kunjungan Kodim 0810 Nganjuk ke Ponpes Al Ubaidah meninjau sarana Garjas B untuk mendukung kesiapan fisik santri Foto PPID Al Ubaidah

Ponpes Al Ubaidah Siapkan Kesehatan Fisik Santri yang Ingin Jadi TNI-Polri

20 April 2026
DLH Nganjuk salurkan tempat sampah dan biopori ke Ponpes Al Ubaidah untuk dukung lingkungan bersih Foto PPID Al Ubaidah

Ponpes Al Ubaidah Jadi Mitra DLH Nganjuk dalam Gerakan Lingkungan Bersih

20 April 2026
Ketua LDII Kabupaten Malang Subejan Subianto dan sejumlah tokoh agama bersama Bupati Sanusi usai shalat subuh Foto LINES Malang

LDII Apresiasi Subuh Keliling Pemkab Malang, Perkuat Keimanan dan Kebersamaan

20 April 2026

Komentar Terkini

  • Affan pada Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Munas X LDII
  • Sis pada Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Munas X LDII
  • Sutrisno pada Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Munas X LDII
  • Nanang Naswito pada Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Munas X LDII
  • Ara pada Implementasi ‘Be Teacher of The World’ pada Masa Kini
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.