LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home EDUKASI

LDII Dorong Optimalisasi Satgas Kekerasan Anak Pada Satuan Pendidikan

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
24 Januari 2026
in EDUKASI, HIKMAH, NASIONAL
35 0
0
Ketua DPP LDII Bidang Hukum dan HAM Ibnu Anwarudin mendorong optimalisasi satgas kekerasan anak pada satuan pendidikan Dok LINES

Ketua DPP LDII Bidang Hukum dan HAM, Ibnu Anwarudin, mendorong optimalisasi satgas kekerasan anak pada satuan pendidikan. Dok: LINES.

33
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KEDIRI — Indonesia memiliki berbagai regulasi yang komprehensif terkait perlindungan anak. Meskipun demikian, kasus kekerasan dan perundungan terhadap anak masih kerap terjadi di berbagai daerah. Fenomena ini memunculkan pertanyaan serius: Apakah sosialisasi hukum dan mekanisme perlindungan anak sudah berjalan secara optimal?

Ketua DPP LDII Bidang Hukum dan HAM, Ibnu Anwarudin, menegaskan bahwa dari sisi regulasi, Indonesia tidak kekurangan perangkat hukum. “Ada Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Sistem Peradilan Anak, Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Khusus Anak, serta berbagai peraturan menteri dari Kemendikbud dan Kementerian Agama yang secara khusus mengatur pencegahan kekerasan di satuan pendidikan,” ujarnya dalam Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), Sabtu (24/5) di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri.

Namun, Ibnu mengakui bahwa implementasi regulasi tersebut tidaklah sederhana. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan hukum sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat. “Stakeholders seperti tenaga pendidik, orang tua, dinas terkait, bahkan Kementerian Sosial harus saling berkolaborasi. Tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah,” jelasnya.

Salah satu kendala terbesar, lanjut Ibnu, adalah kebingungan korban dan saksi dalam melaporkan kasus kekerasan. Rasa takut terhadap dampak setelah melapor sering kali membuat kasus tidak terungkap. Oleh karena itu, pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) pada satuan pendidikan menjadi langkah strategis yang sangat penting.

“Tim ini tidak hanya memberikan edukasi tentang sanksi hukum bagi pelaku kekerasan, tetapi juga menyediakan mekanisme pelaporan yang jelas dan mudah diakses. Satuan pendidikan wajib memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kekerasan agar anak-anak merasa aman dan berani untuk melapor,” tambah Ibnu.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi kekerasan. Guru, konselor BK, dan pengawas sekolah harus dibekali kemampuan untuk mengenali tanda-tanda kekerasan atau perundungan sejak awal. Pendekatan psikologis dan sosiologis perlu dikedepankan sebelum membawa kasus ke ranah hukum.

Terakhir, Ibnu menyampaikan pesan penting bagi anak-anak agar tidak takut melapor. “Anak-anak harus diberikan rasa aman. Identitas mereka harus dilindungi, dan mereka harus yakin bahwa melapor bukanlah bentuk pengkhianatan, melainkan cara untuk menyelamatkan diri.”

Dengan kolaborasi nyata antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan kekerasan terhadap anak dapat dicegah sejak dini dan ditangani dengan lebih efektif. Sudah saatnya kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, mendukung, dan ramah anak, karena perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Pelepasan 50 tukik di Pantai Cemara Banyuwangi Minggu 2382026 pagi Dok LINES Jatim

MUI Jatim Dorong LDII Konsisten Jaga Kelestarian Alam

24 Agustus 2026
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi Bidang Perekonomian dan Pembangunan Suratno menilai kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik yang digelar LDII Jatim bersama Pemkab Banyuwangi bisa menjadi contoh bagi organisasi kemasyarakatan ormas lainnya Dok LINES Jatim

Pemkab Banyuwangi: Gerakan LDII Tanam Mangrove Bisa Jadi Blueprint Bagi Ormas Lain

24 Agustus 2026
Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Amrodji Konawi dan Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi Bidang Perekonomian dan Pembangunan Suratno menanam pohon mangrove di area Pantai Cemara Minggu 2382026 pagi Dok LINES Jatim

LDII Jatim dan Pemkab Banyuwangi Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Cemara

24 Agustus 2026
Pesepeda mengikuti rute Jamnas 2 Mbahman Gowes Sejagat MGS di Kediri Jawa Timur Minggu 2382026 Kegiatan ini diikuti lebih dari 1400 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia Foto LINES Kediri

Jamnas 2 Mbahman Gowes Sejagat Diikuti 1.400 Pesepeda, Kenalkan Wisata Kediri

24 Agustus 2026

Komentar Terkini

  • H. MULYONO pada Peringati HUT ke-81 RI, Ketua LDII Jatim Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Persatuan
  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.