LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Direktur Yankestrad Ajak LDII Optimalkan Potensi Obat Tradisional

Widi Yunani by Widi Yunani
9 September 2022
in NASIONAL
191 2
0
Direktur Yankestrad Ajak LDII Optimalkan Potensi Obat Tradisional

Direktur Yankestrad dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes.

181
SHARES
193
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Klaster program terkait kesehatan alami (herbal) ikut dibahas dalam Munas IX LDII 2021. Hal ini dengan menghadirkan paparan secara daring dari Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan tentang Pemanfaatan Obat Tradisional dalam Kedaruratan Kesehatan (Yankestrad), dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, Rabu (7/4).

Pada kesempatan tersebut Wiendra menyampaikan bahwa Obat Tradisional (OT) merupakan ramuan yang berupa tumbuhan, hewan, bahan mineral, atau dari campuran bahan-bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan sebagai pengobatan dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Bahan-bahan tersebut telah melalui uji pra-klinik maupun klinik seperti obat herbal terstandar (OHT) dan Fitofarmaka (FF), untuk menjembatani pengembangan obat tradisional ke arah pemanfaatan dalam pelayanan kesehatan formal dan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia.

Wiendra memaparkan, berdasarkan hasil RISTOJA (Riset Tanaman Obat dan Jamu) tahun 2017 terdapat 2.848 spesies yang berhasil diidentifikasi sebagai tanaman obat. Berdasarkan hasil RISKESDAS (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2018 terdapat 44,30% masyarakat menggunakan Yankestrad baik melalui praktisi kestrad maupun upaya sendiri.

“Semua hal tersebut menunjukan  minat masyarakat yang semakin tinggi untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan,” tegas Wiendra.

Obat tradisional yang didasarkan pada pendekatan “warisan turun temurun” diakui oleh pemerintah sebagai suatu pendekatan “empirik” dan disebut jamu. Sedangkan yang didasarkan pendekatan ilmiah melalui uji pra-klinik disebut obat herbal terstandar dan yang telah melalui uji klinik disebut fitofarmaka.

“Obat tradisional Indonesia telah diterima secara luas oleh masyarakat Indonesia mulai dari pedesaan sampai ke perkotaan. Obat tradisional telah dimanfaatkan dalam pelayanan kesehatan terutama dalam pelayanan kesehatan sebagai obat konvensional jika obat itu tidak memungkinkan untuk dipakai, “ujarnya.

Ia juga berharap LDII dapat memberikan kontribusi memanfaatkan obat tradisional dengan metode herbal. “Ini termasuk pengobatan alternatif, pengobatan yang lebih mengedepankan ramuan herbal yang sudah ahli di bidangnya. Saya harap LDII bisa dapat berkontribusi dalam memanfaatkan ramuan herbal sebagai obat tradisional,” jelas Wiendra.

Lebih lanjut Wiendra menjelaskan, pengobatan tradisional merupakan warisan budaya yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan sebagai salah satu kearifan lokal. OT dapat juga digunakan sebagai pelengkap atau komplementer dari pengobatan yg terstandar serta sebagai pengganti pada keadaan dimana obat konvensional tidak lagi dapat digunakan. OT tidak boleh dipakai dalam keadaan kegawatdaruratan yang membahayakan jiwa.

Pengobatan herbal bukan berarti mampu mengobati penyakit Covid-19, namun lebih memberikan ketahanan tubuh sehingga hal ini disarankan untuk menjaga imun. “Masyarakat perlu diberikan edukasi, informasi yang jelas dan benar terkait penggunaan obat herbal, terlebih salah satu fungsinya untuk menguatkan imun, sebagai tameng dari virus covid-19,” jelasnya.

Tags: Direktur YankestradMunas IX LDIIPengobatan tradisional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

12
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

13 Mei 2026
Bedah buku Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke Foto LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UINSA Dorong Keterbukaan dan Dialog Antarormas

13 Mei 2026
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13 Mei 2026
DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Bedah dan Diskusi Buku berjudul Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII Dalam Platform Profesional Religius Dari Sabang Sampai Merauke Acara berlangsung pada Minggu 105 pagi di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya Dok LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UIN Sunan Ampel Surabaya, Hadirkan Narasumber Lintas Ormas

13 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Mayonne Wasykar pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Ilham Mukhsin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Adellyna Cantica pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Roykhan Malvin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.