KOTAMOBAGU — Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga memukul kondisi ekonomi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Menyikapi situasi tersebut, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kotamobagu menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak, Minggu (7/6).
Bantuan diberikan kepada masyarakat dengan penghasilan tidak tetap, seperti buruh, petani, tukang becak motor, pedagang kecil, serta warga lanjut usia. Penyaluran dipimpin Wakil Ketua LDII Kotamobagu Choir M. Rochmat.
Choir mengatakan, penanganan dampak pandemi menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengajak warga untuk saling membantu sebagai bentuk solidaritas sosial.
“Kami menggerakkan warga untuk saling membantu. Yang kuat membantu yang lemah. Ini wujud kebersamaan dan kepedulian di tengah situasi sulit,” ujarnya.
Wakil Ketua Panitia Pembagian Sembako Nasrul menambahkan, kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai keagamaan agar umat saling menolong ketika menghadapi kesulitan.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kotamobagu Affandi Masloman memastikan penyaluran bantuan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Untuk menghindari kerumunan, paket sembako diantarkan langsung ke rumah penerima.
“Kami tidak mengumpulkan warga. Bantuan kami distribusikan dari rumah ke rumah agar tetap sesuai anjuran pemerintah,” katanya.
Melalui kegiatan sosial ini, LDII Kotamobagu berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas di tengah pandemi.












