KEDIRI — Camat Purwoasri Buyung Imanu membuka pelatihan menjahit di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Miftahul Huda Blawe, Kediri, Sabtu (11/4). Kegiatan ini diikuti 20 santriwati untuk membekali keterampilan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi.
Pelatihan yang berlangsung di Pondok Blawe tersebut diikuti santriwati dari berbagai daerah yang telah lolos seleksi berdasarkan minat dan bakat di bidang tata busana. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BLKK Miftahul Huda Blawe dengan Pondok Pesantren Wali Barokah.
Dalam sambutannya, Buyung Imanu menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan pendidikan agama dengan keterampilan praktis. Menurut dia, bidang garmen memiliki peluang besar dan terus dibutuhkan di dunia kerja.
“Tidak semua pondok memiliki fasilitas pelatihan seperti ini. Keterampilan menjahit bisa menjadi bekal penting agar santri mampu mandiri, bahkan membuka peluang usaha,” katanya.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut secara optimal, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja di masa depan.

Ketua Yayasan Miftahul Huda Blawe, Suwandra, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program Kementerian Tenaga Kerja yang telah berjalan enam kali. Kerja sama dengan Pondok Pesantren Wali Barokah kini memasuki gelombang kelima.
“Pelatihan dilaksanakan selama 40 hari efektif, mulai 11 April hingga 26 Mei 2026. Seluruh peserta difasilitasi asrama selama mengikuti kegiatan,” ujar Suwandra.
Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, KH Sunarto, menegaskan bahwa pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Menurut Sunarto, keterampilan menjahit dapat menjadi bekal bagi santri untuk hidup mandiri di tengah masyarakat.
“Minimal keterampilan ini bisa mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarga, bahkan dikembangkan menjadi usaha,” ujarnya.
Ia juga mendorong para peserta untuk membangun jejaring sebagai modal pengembangan usaha setelah menyelesaikan pelatihan.












