LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dorong Perubahan Kebiasaan, LDII dan DPR Sosialisasikan Germas di Surabaya

Akfal Nasrullah by Akfal Nasrullah
17 Mei 2026
in NASIONAL
77 2
1
Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia menggandeng Lembaga Dakwah Islam Indonesia Surabaya untuk menyosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Germas Foto LINES Surabaya

Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia menggandeng Lembaga Dakwah Islam Indonesia Surabaya untuk menyosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Foto: LINES Surabaya

74
SHARES
79
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SURABAYA — Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia menggandeng Lembaga Dakwah Islam Indonesia Surabaya untuk menyosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai upaya mendorong perubahan pola hidup masyarakat, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin, Gayungan, Surabaya ini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memperluas edukasi kesehatan sekaligus mendekatkan akses informasi layanan kesehatan kepada masyarakat.

Ketua DPD LDII Surabaya, Akhmad Setiadi, menilai tantangan kesehatan masyarakat saat ini semakin dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari. Kebiasaan kurang bergerak dan pola makan yang tidak seimbang, menurut dia, menjadi pemicu meningkatnya berbagai penyakit.

“Sering kali orang baru menyadari pentingnya kesehatan setelah sakit. Padahal, pencegahan bisa dilakukan sejak awal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Germas menekankan langkah sederhana yang dapat dilakukan secara konsisten, yakni rutin beraktivitas fisik, menerapkan pola makan sehat, dan menjauhi rokok.

Masyarakat dianjurkan untuk aktif bergerak setidaknya 30 menit setiap hari, baik melalui olahraga ringan seperti berjalan kaki maupun aktivitas fisik lainnya. Selain itu, konsumsi buah dan sayur perlu ditingkatkan dengan tetap menjaga keseimbangan gizi, termasuk membatasi asupan gula, garam, dan lemak.

Adapun kebiasaan merokok, lanjutnya, masih menjadi tantangan karena berdampak tidak hanya bagi perokok aktif, tetapi juga bagi lingkungan sekitar.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Upaya ini dinilai penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih cepat.

“Kalau diketahui lebih awal, penanganannya lebih mudah dan risikonya bisa ditekan,” katanya.

Sementara itu, Indah Kurnia menilai organisasi masyarakat seperti LDII memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi hingga ke tingkat keluarga. Dengan jaringan yang luas, informasi kesehatan dinilai lebih mudah diterima dan diterapkan.

Ia menekankan bahwa keluarga merupakan titik awal dalam membentuk kebiasaan hidup sehat.

“Kalau keluarga terbiasa hidup sehat, dampaknya bisa meluas ke lingkungan sekitar,” ujarnya.

Warga LDII memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas
Warga LDII memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas

Indah juga menyoroti pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan pengalamannya di berbagai daerah, tekanan darah tinggi dan kadar gula darah menjadi temuan yang paling sering muncul dalam layanan cek kesehatan gratis.

Kondisi tersebut, menurut dia, kerap tidak disadari karena tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk mencegah risiko yang lebih besar.

“Setelah tahu kondisinya, masyarakat bisa mulai memperbaiki pola hidup, baik dari makanan maupun aktivitas sehari-hari,” katanya.

Selain sosialisasi, peserta juga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kerja sama dengan puskesmas di wilayah Gayungan, Kebonsari, dan Siwalankerto. Layanan ini dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, pemerintah dan organisasi masyarakat berharap kesadaran hidup sehat tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan yang dijalankan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. (sof/wid)

Comments 1

  1. Cak Rofiq says:
    4 bulan ago

    Semoga setelah acara ini ,kita semakin bisa menjaga pola hidup sehat dan ikhtiar untuk sehat.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.