Mojokerto – Wanita LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Penguatan Keorganisasian Wanita LDII Jawa Timur di Rumah Kebun Sastrohamijoyo, Trawas, Mojokerto, pada Sabtu-Minggu (13-14/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas anggota dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dan arahan dari Ketua DPW LDII Jawa Timur, Amrodji Konawi. Dalam arahannya, ia menjelaskan pentingnya keberadaan Wanita LDII sebagai wadah yang mampu menjembatani komunikasi dan menjalin silaturahmi dengan berbagai organisasi perempuan lainnya.
“Wanita LDII memiliki peran strategis dalam membangun hubungan dan kerja sama dengan organisasi lain. Perempuan juga berperan sebagai duta silaturahmi, sebagaimana hubungan yang dapat dibangun dengan organisasi perempuan seperti RA Aisyiyah dan organisasi lainnya,” ujarnya.
Selain sesi penguatan organisasi, kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas yang bertujuan mempererat kebersamaan antar peserta. Pada malam hari, peserta memasak menu bebakaran dan permainan untuk mememperkuat kerjasama tim.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan. Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan sesi sharing session yang dipimpin oleh Ketua Wanita LDII Jawa Timur, Emie Santoso.
Dalam sesi tersebut, Emie menekankan pentingnya perempuan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, perempuan yang kelak menjadi seorang ibu harus memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat agar dapat mendidik anak sesuai dengan tantangan yang terus berubah.
“Perempuan akan menjadi seorang ibu. Karena itu, perempuan harus menjadi pembelajar yang baik. Perkembangan zaman begitu cepat, begitu pula pola pendidikan anak yang terus berubah dari waktu ke waktu,” jelasnya.
Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang saat ini dihadapi generasi muda, termasuk maraknya kasus pelecehan yang sering kali terjadi akibat kurangnya edukasi dan pengawasan. Selain itu, penggunaan gadget yang semakin masif juga menjadi perhatian khusus.
Menurutnya, orang tua perlu memiliki literasi digital yang baik agar dapat mendampingi anak dalam menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.
“Orang tua harus bijak dalam menggunakan gadget dan melek teknologi sehingga dapat membimbing anak menuju internet yang sehat. Pendekatan dan kelekatan antara orang tua dan anak juga harus terus dibangun agar komunikasi berjalan baik,” tambahnya.
Melalui kegiatan Penguatan Keorganisasian ini, Wanita LDII Jawa Timur berharap dapat memperkuat sinergi antaranggota, meningkatkan kapasitas perempuan sebagai pendidik utama dalam keluarga, serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang berkarakter dan bijak dalam memanfaatkan teknologi di era digital. (ysy)












