SURABAYA — Pengurus DPW LDII Jawa Timur melaporkan capaian program 2025–2026 dan rencana Diklat Kader bagi 450 pemuda se-Jatim saat bertemu Kepala Bakesbangpol Jatim Eddy Supriyanto di kantornya, Selasa (29/9/2026).
Diklat Kader akan diselenggarakan di Kampung Perkemahan Kosambiwojo, Wonosalam, Jombang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan dan kaderisasi generasi muda LDII Jawa Timur.
Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur Akhmad Malik Afandi mengatakan, peserta merupakan perwakilan pemuda LDII dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, LDII juga menyiapkan pembekalan wawasan kebangsaan bagi para peserta.
“Dalam waktu dekat LDII akan menggelar Diklat Kader. Rencananya akan dilaksanakan 20–22 November di Kampung Perkemahan Kosambiwojo, Wonosalam,” kata Malik.
LDII mengundang Eddy Supriyanto untuk menjadi narasumber pembinaan kebangsaan mewakili pemerintah.
“Kami mengundang Kepala Bakesbangpol untuk menghadiri sekaligus menjadi salah satu narasumber wawasan kebangsaan untuk generasi muda,” ujarnya.
Malik mengatakan, keterlibatan Bakesbangpol diharapkan dapat memberikan pembekalan kepada peserta mengenai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Selain membahas rencana kegiatan tersebut, pengurus DPW LDII Jatim menyerahkan buku laporan kontribusi organisasi selama 2025–2026 kepada Bakesbangpol Jatim. Laporan itu memuat berbagai kegiatan LDII Jawa Timur selama satu tahun terakhir.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Jawa Timur Eddy Supriyanto berharap LDII dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan di tingkat provinsi maupun nasional.
“Harapan kami, LDII menjadi salah satu lembaga masyarakat yang ikut bersama-sama dengan pemerintah menjaga kerukunan dan ikut serta dalam proses pembangunan yang ada di provinsi dan nasional,” kata Eddy.
Terkait rencana Diklat Kader, Eddy berharap pembinaan dilakukan secara matang agar para pemuda LDII dapat berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. Ia juga mengingatkan pentingnya membekali generasi muda agar tidak mudah terpengaruh konten negatif di media sosial serta menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Eddy juga berharap pemuda LDII tidak terafiliasi dengan kelompok radikal dan dapat bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (sof/wid)












