BANYUWANGI — Sebanyak 400 paket takjil yang dibagikan Pemuda LDII Banyuwangi di ruas Srono–Muncar, Selasa (24/2/2026), habis dalam hitungan menit. Aksi berbagi itu menjadi pembuka rangkaian kegiatan sosial dan keagamaan Ramadhan 1447 Hijriah yang juga dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam Safari Ramadhan di Masjid Al-Markhamah, Desa Kebaman.
Takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka. Pembagian tkjil dilakukan di depan kawasan masjid.
Ketua Pemuda LDII Banyuwangi Suhariyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemuda dalam menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami membagikan lebih dari 400 paket makanan dan minuman. Alhamdulillah, tidak sampai 15 menit semuanya habis. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sekaligus semangat berbagi di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah yang diikuti pemuda, pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Suasana keakraban dan kekeluargaan terasa hangat di lingkungan masjid.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan salat Isya dan tarawih berjamaah yang turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Sekretaris Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam agenda Safari Ramadhan di Kecamatan Srono.
Selain unsur Forkopimcam Srono, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan MWC NU, PC Muhammadiyah, para kepala desa, serta warga setempat. Kehadiran Bupati Ipuk dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peran aktif pemuda dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Tak hanya berbagi takjil, panitia juga berkolaborasi dengan Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan Srono menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, administrasi kependudukan, serta layanan publik lainnya bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemuda LDII Banyuwangi berharap dapat terus memberikan kontribusi positif sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah. Semangat berbagi dan kebersamaan yang terbangun di bulan Ramadhan diharapkan menjadi energi untuk terus menebar manfaat di tengah masyarakat. (kim/sof/wid)












