GRESIK — DPD LDII Kabupaten Gresik bersilaturahim dengan Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, di Markas Kodim 0817 Gresik, Kamis (3/9/2026). Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas ketahanan pangan dan pembinaan generasi muda.
Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik Khusnul Hamidi mengatakan, LDII siap mendukung program pemerintah melalui pemberdayaan masyarakat dan kegiatan yang mendorong kemandirian pangan.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. LDII memiliki warga dan jaringan di berbagai wilayah yang dapat ikut berkontribusi sesuai dengan potensi yang ada,” kata Khusnul.
Menurut dia, dukungan terhadap ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Peran tersebut dapat disesuaikan dengan potensi dan kemampuan warga di masing-masing daerah.
Keterlibatan masyarakat, menurut Khusnul, juga perlu dibarengi dengan pembinaan sumber daya manusia, terutama generasi muda. LDII menanamkan 29 karakter luhur dalam pembinaan generasi muda sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang memiliki tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan menjaga kerukunan.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha mengatakan, ketahanan pangan dan pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan masyarakat. Karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai elemen.
“Peran TNI dalam ketahanan pangan adalah membantu pemerintah menggerakkan masyarakat agar program pangan dapat berjalan di daerah. Organisasi kemasyarakatan seperti LDII dapat menjadi bagian dari upaya tersebut melalui keterlibatan warganya,” kata Fadly.
Mengenai pembinaan generasi muda. Fadly menilai, perkembangan teknologi dan arus informasi membuat generasi muda perlu memiliki karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan tidak mudah menerima informasi yang tidak benar atau terprovokasi oleh pihak yang ingin memecah persatuan.
“Generasi muda harus kita bekali dengan wawasan kebangsaan. Jangan sampai mereka mudah terpengaruh hoaks atau informasi yang sifatnya provokatif. Kita harus menjaga mereka agar tidak mudah dipecah belah,” ujarnya.
Fadly menyambut baik silaturahim dengan LDII Gresik dan berharap komunikasi tersebut dapat terus dilanjutkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menilai kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dapat memperkuat berbagai program di wilayah Gresik. (kim/sof/wid)












