LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Sumpah Pemuda, Ajarkan Kebajikan Moral dan Pemersatu Generasi Bangsa

Yessy Septiani by Yessy Septiani
13 Februari 2026
in NASIONAL
41 0
0
Ratusan santri Ponpes Wali Barokah Kediri mengikuti pengajian dan pembinaan karakter sebagai wujud penanaman nilai kebajikan moral dan semangat persatuan generasi bangsa Foto PPWB

Ratusan santri Ponpes Wali Barokah Kediri mengikuti pengajian dan pembinaan karakter sebagai wujud penanaman nilai kebajikan moral dan semangat persatuan generasi bangsa. Foto: PPWB

39
SHARES
41
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SURABAYA — Generasi muda merupakan aset berharga bagi perkembangan bangsa. Di tangan para generasi muda pula masa depan bangsa ini diserahkan, maka keberhasilan dan kemajuan bangsa pada masa yang akan datang itu tercermin dari perilaku dan kualitas generasi mudanya saat ini.

28 Oktober 2020 menjadi momentum untuk merefleksi peran generasi muda sejak puluhan tahun silam. Jika kita melihat jejak historis gerakan-gerakan perubahan bangsa tidak terlepas dari inisiasi generasi muda dalam menghendaki perbaikan kondisi bangsa. Sumpah pemuda menjadi awal timbulnya rasa persatuan untuk lepas dari berbagai macam bentuk penjajahan, berlanjut pada masa menjelang proklamasi dengan agenda “Rengasdengklok” dan puncaknya adalah reformasi tahun 1998.

Kini, tak dapat kita pungkiri bahwa kualitas generasi muda sebagian sudah tergerus oleh hal-hal yang negatif. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi kadang tidak diimbangi dengan pola berpikir dan bertindak yang bijak. Dalam bermedia sosial contohnya, kadangkala tidak digunakan sebagai wadah menuangkan ide-ide positif dan karya nyata. Namun, alih-alih digunakan untuk sekadar menjadi wadah aktualisasi diri, demi sebuah kata “viral”. Ujung-ujungnya, celotehan kata-kata kotor maupun konten yang tak bermanfaat kerap kita jumpai di berbagai media sosial.

Di sisi lain, ancaman pandemi Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia saat ini, tentunya membutuhkan gagasan konstruktif dari generasi muda untuk melahirkan sebuah konsep sistematis dan kritis sebagai solusi terbaik untuk segera keluar dari ancaman pandemi ini.

Seperti kita ketahui, butir-butir Sumpah Pemuda menekankan pada rasa persatuan. Dalam konteks upaya menghadapi ancaman pandemi, dibutuhkan persatuan dan akhlak yang kuat sebagai landasan fundamental terutama oleh para pemuda. Sebab, pandemi ini merupakan masalah bersama yang tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.

Menjawab tantangan tersebut, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai ormas dakwah berupaya membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan moral serta rasa persatuan generasi emas bangsa ini. LDII telah lama menyusun program andalan yaitu “Tri Sukses Generasi Penerus”.

Salah satu tokoh pemuda LDII sekaligus Sekretaris DPW LDII Jawa Timur, Bambang Raditya Purnomo menjelaskan bahwa generasi penerus yang memiliki tri sukses adalah generasi muda bangsa yang alim faqih, berakhlakul karimah dan memiliki kemandirian. “Kami berharap para pemuda bisa meningkatkan peranannya dalam membangun bangsa dengan meningkatkan karakter profesional religius menyongsong masa yang akan datang,” tambah Bambang Raditya.

Penjabaran Tri Sukses Generasi Penerus antara lain, pertama, LDII berusaha mencetak generasi muda yang memiliki ilmu dan kepahaman agama sehingga target yang LDII ingin capai ialah anak muda dapat mengerti dan memahami kedudukan dirinya sebagai hamba Allah SWT. Mereka dituntut untuk melaksanakan kewajiban yang tidak bisa diwakilkan kepada siapapun dan ditunda sesaat pun, yaitu beribadah kepada Allah. Mengerti dan memahami peraturan Allah dan Rasul berupa perintah, larangan, halal haram, dosa, pahala, surga dan neraka. Mengerti dan memahami bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk beramar ma’ruf nahi munkar.

Kedua, LDII berusaha mencetak generasi muda yang memiliki akhlaqul karimah sehingga generasi muda Indonesia memiliki karakter, sopan santun, tata krama, dan budi pekerti yang luhur yang menjadi ciri khas bangsa ini. Dengan demikian generasi Indonesia dapat mengamalkan nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila, sila ke-2, kemanusiaan yang adil dan beradab. Adapun langkah yang ditempuh LDII dalam membina mental anak bangsa ialah dengan pengkajian dalil Alquran dan hadits, tata krama, nasehat agama, maupun simulasi budi pekerti.

Ketiga, LDII berusaha mencetak generasi muda yang memiliki kemandirian. LDII berkomitmen menumbuhkan generasi yang dapat hidup denga mandiri, tidak tergantung pada orang lain. Cara yang ditempuh, salah satunya ialah dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan.

Untuk menyukseskan program Tri Sukses, LDII telah menyusun sebuah konsep dakwah. Konsep dakwahnya dikemas dengan sangat profesional. Selain itu juga terus mengikuti perkembangan zaman. Program pembinaan yang ada di lingkup LDII sangat terstrukur, jelas dan berkesinambungan. LDII melakukan pembinaan mulai dari tingkat DPP, DPW, DPD, PC hingga PAC. Pembinaan LDII merata dari Sabang sampai Merauke.

Untuk menambah kegiatan positif, generasi penerus LDII membiasakan diri mengikuti beragam pengajian dimulai dari tingkat caberawit (usia PAUD sampai SD kelas 6), pra remaja (usia SMP), remaja (SMA ke atas sd usia 30 tahun yang belum menikah). Selain pengajian berbasis masjid, generasi muda LDII juga terbiasa mengikuti kajian pengkhataman Alquran dan hadits di berbagai pondok pesantren naungan LDII.

Seluruh program pembinaan tersebut dilakukan agar generasi penerus LDII bisa menjadi generasi harapan bangsa. Generasi yang profesional religius. Sebab, mereka inilah yang akan menjadi generasi emas di tahun 2045.

Tags: DPW LDII JatimGenerasi LDIILDIILDII JATIMLembaga Dakwah Islam IndonesiaPembinaan generasi muda ldiiPendidikansumpah pemudaTRI SUKSES LDII

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
PC LDII Mojoagung memberikan pembekalan kepada puluhan pengurus Pimpinan Anak Cabang PAC se Kecamatan Mojoagung untuk penguatan kapasitas organisasi Dok LINES Jombang

LDII Mojoagung Kenalkan Filosofi Parenting Jawa untuk Mendidik Anak

8 Juni 2026
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Negara Grahadi Surabaya Foto LINES Jatim

Ketua LDII Jatim Ingatkan Kembali Makna Sejarah Lahirnya Pancasila

1 Juni 2026
Juru Sembelih Halal Juleha bersama DPW LDII Jawa Timur memberikan sosialisasi kurban sehat dan halal Foto LINES Jatim

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

30 Mei 2026
Daging kurban dikemas dalam besek bambu sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti plastik saat Iduladha 1447 H Foto LINES Jatim

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek agar Daging Kurban Tetap Sehat dan Utuh

30 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Terima Kunjungan Bhabinkamtibmas Polsek Tarik
  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.