JEMBER — Wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting dalam dakwah dan pembangunan karakter bangsa. Berangkat dari semangat tersebut, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember melakukan silaturahmi dengan Kodim 0824/Jember, Jumat (9/1).
Kunjungan LDII Jember dipimpin Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, dan diterima langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0824 Jember, Lettu Inf Catur Purnomo Hadi. Dalam pertemuan tersebut, Akhmad Malik Afandi menyampaikan hasil Musyawarah Daerah (Musda) LDII ke-10 yang kembali mengamanahkannya sebagai ketua untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Ia menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya. Ia menilai nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air harus tertanam kuat dalam setiap aktivitas dakwah dan warga LDII agar sejalan dengan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami berkomitmen menjadikan wawasan kebangsaan sebagai pondasi utama dalam setiap kegiatan LDII. Sinergi dengan TNI, khususnya Kodim 0824 Jember, sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai kebangsaan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengundang Komandan Kodim 0824 Jember untuk memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada pengurus dan warga LDII Jember. Pembekalan tersebut untuk memperkuat pemahaman nasionalisme warga LDII.
Menanggapi hal tersebut, Pasiter Kodim 0824 Jember, Lettu Inf Catur Purnomo Hadi, menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam menanamkan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa TNI memiliki fungsi pembinaan teritorial. Ia pun siap bersinergi dengan LDII dalam memberikan pembekalan kebangsaan untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air.
Ia menambahkan bahwa pembangunan karakter bangsa juga harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat dan kuat sejak dini. Karena itu, Kodim 0824 Jember turut mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu kebijakan strategis Presiden RI Prabowo Subianto dalam menyiapkan generasi penerus yang berdaya saing. (kim/sof/wid)












