KEDIRI — Tradisi Silaturahim Idul Fitri antar pondok pesantren di Kota Kediri terus dilestarikan. Pada Lebaran ini Pondok Pesantren Wali Barokah bersilaturahim ke kediaman pengasuh Ponpes Al-Amanah Assa’idiyah Jamsaren, KH Anwar Iskandar Gus War), Sabtu (21/3).
Dalam kesempatan itu, Gus War yang juga menjabat sebagai Ketua Umum MUI Pusat menekankan peran pesantren dalam kehidupan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehidupan sosial.
Dalam kesempatan itu, Anwar Iskandar menekankan peran pesantren dalam kehidupan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehidupan sosial.
“Silaturahim di bulan Syawal ini adalah kekuatan kita. Pesantren-pesantren di Kediri, termasuk Wali Barokah, harus menjadi motor penggerak kerukunan,” ujar Anwar Iskandar.
Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, Agung Riyanto, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan ucapan Idul Fitri sekaligus meminta nasihat.
“Kami hadir untuk menghaturkan selamat Idul Fitri serta memohon doa dan nasihat dari beliau. Arahan Kiai Anwar menjadi pedoman bagi kami dalam menjalankan dakwah,” kata Agung Riyanto.
Sementara itu, Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh, menyebut pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas penguatan program pembinaan santri.
“Kunjungan ini juga menjadi sarana sinkronisasi program penguatan karakter santri, termasuk memperkuat kerja sama antarpesantren,” ujarnya.












