SURABAYA — Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto, menggelar Safari Ramadan bersama warga Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Gunung Anyar di Masjid Nurul Hikmah, Surabaya, Sabtu (14/3). Kegiatan tersebut diisi dengan shalat tarawih berjamaah serta penyampaian pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga.
Dalam kesempatan itu, Rosyid mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mempererat silaturahim, terutama di tengah dinamika sosial yang terjadi saat ini. Menurut dia, kebersamaan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan yang muncul di masyarakat.
“Persatuan dan kebersamaan harus terus kita jaga. Jika kita saling mendukung dan menguatkan, berbagai persoalan bisa kita hadapi bersama. Namun jika masyarakat saling mencaci dan membenci, tentu akan sulit memperbaiki keadaan,” ujarnya.
Selain soal persatuan, ia juga mengingatkan warga untuk lebih bijak mengelola pengeluaran. Menurutnya, kondisi ekonomi yang tidak menentu menuntut masyarakat untuk lebih hemat dan memprioritaskan kebutuhan pokok.
Meski demikian, Rosyid menekankan bahwa kebiasaan bersedekah tidak boleh ditinggalkan. Ia meyakini sedekah justru membawa keberkahan dan sering kali mendatangkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
“Pengeluaran bisa dihemat untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Namun sedekah jangan sampai berkurang, karena banyak pengalaman menunjukkan bahwa sedekah justru membuka pintu rezeki,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rosyid juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membimbing anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif. Ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak, terutama dengan membiasakan mereka menjalankan ibadah dan mengenal nilai-nilai agama.
“Anak-anak perlu diajak mengaji, shalat berjamaah, dan memahami nilai-nilai agama. Pondasi itu akan menjadi bekal kuat bagi mereka dalam menghadapi berbagai pengaruh lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendidikan agama dan kedekatan dalam keluarga dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai perilaku menyimpang.
Menurut Rosyid, kondisi kriminalitas di Surabaya saat ini juga menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Dari sekitar 213 orang yang berada di tahanan Polrestabes Surabaya, sekitar 60 persen merupakan kasus narkotika, sementara sisanya terkait tindak pidana lain seperti pencurian kendaraan bermotor dan kejahatan jalanan.
Yang menjadi perhatian, kata dia, sebagian pelaku merupakan remaja. Berdasarkan data kepolisian, hampir 40 persen dari tahanan tersebut berusia sekitar 17–18 tahun.
Fenomena itu, menurut Rosyid, menunjukkan bahwa pengawasan dan perhatian dari keluarga sangat penting. Ia menilai lemahnya ikatan keluarga dapat membuat anak lebih mudah terpengaruh lingkungan pergaulan yang negatif, seperti geng motor, tawuran, hingga penyalahgunaan narkotika.
Rosyid juga menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Dengan jumlah personel sekitar 2.400 orang, pihaknya harus melayani masyarakat Surabaya yang jumlahnya lebih dari tiga juta jiwa.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk turut berperan dalam membimbing generasi muda.
“Kalau kita bersama-sama menjaga anak-anak kita, maka bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 bisa tercapai. Namun jika generasi mudanya banyak yang terjerumus narkotika dan kriminalitas, tentu itu menjadi tantangan besar bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Takmir Masjid Nurul Hikmah Gunung Anyar, H. Abd. Salam, menyambut baik kehadiran jajaran kepolisian dari Polrestabes Surabaya dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut. Menurut dia, kehadiran aparat kepolisian tidak hanya mempererat silaturahim dengan masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada jemaah mengenai pentingnya menjaga kamtibmas.
Ia mengatakan, pihak takmir bersama warga yang berada di bawah naungan PC LDII Gunung Anyar siap mendukung upaya menjaga situasi lingkungan agar tetap aman dan kondusif. Selama ini, kata dia, pengurus masjid juga aktif berkoordinasi dengan aparat dari Polsek Gunung Anyar untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Abd. Salam juga menyampaikan salam hormat dari Ketua Takmir Masjid Nurul Hikmah yang saat ini tengah menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri para pengurus PC LDII Gunung Anyar, jajaran dari Polsek Gunung Anyar, serta tokoh masyarakat dan jemaah Masjid Nurul Hikmah. (sof/wid)












