PASURUAN — Ratusan remaja Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pasuruan mengikuti kegiatan keakraban bertajuk “SENADA: Seirama dalam Kebersamaan Pemuda–Pemudi Kabupaten Pasuruan”, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan yang digelar di kawasan wisata Air Terjun Dlundung, Trawas, Mojokerto, Jawa Timur itu menjadi ajang mempererat silaturahim sekaligus penyegaran bagi generasi muda LDII. Acara dihadiri perwakilan pemuda dari enam Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kabupaten Pasuruan.
Sejak pagi, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membangun kekompakan, kerukunan, dan semangat kebersamaan, tanpa meninggalkan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan diawali dengan nasihat pembukaan oleh Dewan Pembina DPD LDII Kabupaten Pasuruan, KH Mohammad Fauzan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga semangat berorganisasi dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
“Momentum seperti ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan menumbuhkan semangat fastabiqul khairat. Selagi masih muda, manfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif dan membangun,” ujar Fauzan.
Peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengikuti outbound menjelajahi area wisata. Setiap kelompok mendapat misi mencari bendera sesuai warna kelompok, memecahkan teka-teki, hingga mengikuti cerdas cermat bertema “Pembiasaan 29 Karakter Luhur Generus LDII” dan wawasan keagamaan.
Tak hanya itu, peserta juga mengikuti kegiatan kreatif seperti menghias rujak buah dan menampilkan yel-yel di hadapan peserta lain. Sorak-sorai dan gelak tawa mewarnai kegiatan yang berlangsung di alam terbuka tersebut.
Di tengah kegiatan, hujan sempat turun cukup deras. Panitia segera menyiapkan tenda sebagai tempat berteduh. Setelah istirahat dan makan siang, rangkaian acara kembali dilanjutkan hingga penyerahan hadiah bagi kelompok terbaik.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pasuruan Andik Dwi Susanto bersama Ketua Pemuda LDII Kabupaten Pasuruan Raynaldi Baron Araruna menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang. Dalam kesempatan tersebut, Andik mengapresiasi semangat dan kekompakan para peserta.
“Kegiatan seperti ini penting untuk membangun karakter generasi muda LDII. Kami ingin pemuda-pemudi tidak hanya kompak dalam acara keakraban, tetapi juga konsisten menerapkan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat,” ujar Andik.
Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan luar ruang tersebut diharapkan menjadi pondasi kuat bagi regenerasi organisasi ke depan.
“Harapan kami, melalui SENADA ini lahir generasi yang rukun, solid, dan siap berkontribusi positif bagi Kabupaten Pasuruan. Kebersamaan hari ini semoga menjadi energi untuk terus aktif dalam kegiatan pembinaan dan pengajian,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan nasihat dan doa oleh KH Sodikin. Ia menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat sehingga acara dapat berjalan lancar.
Melalui kegiatan “SENADA”, LDII Kabupaten Pasuruan berharap dapat memperkuat silaturahim antargenerasi muda, menumbuhkan kerukunan dan kekompakan. Selain itu untuk membentuk generasi penerus yang memiliki 29 karakter luhur dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (kim/sof/wid)












