KEDIRI — Memasuki bulan suci Ramadan, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menyiapkan 750 paket sembako bagi warga kurang mampu di Kelurahan Burengan dan Banjaran. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, ponpes menggelar rapat koordinasi bersama unsur Tiga Pilar serta Ketua RT dan RW setempat, Minggu (22/2).
Rakor yang berlangsung di Ruang Wistram Wali Barokah itu membahas teknis pendistribusian sekaligus pemutakhiran data penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan agenda sosial tahunan sebagai wujud kepedulian santri dan pengurus ponpes terhadap masyarakat sekitar selama Ramadan.
Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, menegaskan pentingnya akurasi data agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak. “Kami ingin kebahagiaan Ramadan juga dirasakan saudara-saudara kita yang dhuafa. Karena itu, koordinasi dengan RT dan RW sangat penting,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Kota Kediri H. Agung Riyanto menyebut sinergi antara pesantren, perangkat kelurahan, dan tokoh masyarakat sebagai wujud kontribusi berkelanjutan bagi daerah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus mempererat ukhuwah.
Lurah Banjaran Rudi Winarko menyatakan pihaknya bersama Tiga Pilar siap mendukung dan mengawal distribusi agar berjalan aman dan tertib. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian Ponpes Wali Barokah yang rutin berbagi dengan warga sekitar. Pelibatan RT dan RW dalam pendataan sangat membantu agar bantuan tepat sasaran. Kami siap mendukung penuh agar pelaksanaan berjalan lancar dan kondusif,” katanya.
Penyaluran sembako dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat di lingkungan ponpes, dengan penyerahan simbolis oleh Wali Kota Kediri pada 4 Maret 2025 saat buka puasa bersama. (mzd/sof/wid)
