KEDIRI — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri memiliki program pembinaan tahfiz Al-Qur’an. Peserta program tersebut ditampilkan dalam acara pembuka pengajian rutin LDII Kota Kediri, pada Minggu (11/1) di Masjid Al Hasun.
Pada kesempatan tersebut, peserta tahfiz menampilkan hafalan Al-Qur’an. Di antaranya dua siswa dari SD Al Hasun, yaitu Muhamad Faiz Adiyatma bin Suparman dan Alzam Syailendra bin Rory. Keduanya merupakan siswa sekolah dasar yang mengikuti program tahfiz.
Muhamad Faiz Adiyatma dan Alzam Syailendra membacakan hafalan Al-Qur’an di hadapan warga LDII yang hadir. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara pengajian rutin.
Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Riyanto mengatakan, program tahfiz Al-Qur’an merupakan bagian dari pembinaan rutin yang dilaksanakan di lingkungan LDII Kota Kediri. Program tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang usia dengan tingkat hafalan yang berbeda.
“Pembinaan tahfiz ini dilaksanakan secara rutin dan terjadwal. Pesertanya berasal dari berbagai jenjang, mulai anak-anak hingga remaja, dan dibina sesuai kemampuan masing-masing,” kata Agung Riyanto.
Ia menjelaskan, penampilan peserta tahfiz pada pembukaan pengajian rutin dimaksudkan untuk menampilkan hasil pembinaan yang telah berjalan. Peserta yang tampil ditentukan secara bergiliran sesuai jadwal yang telah disusun.
“Penampilan tahfiz di awal pengajian merupakan bagian dari rangkaian acara. Peserta ditampilkan secara bergantian agar seluruh kelompok pembinaan memiliki kesempatan yang sama,” ujarnya.
Agung menyampaikan harapannya agar program tahfiz Al-Qur’an dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak peserta. Ia juga menekankan agar pelaksanaannya tetap sesuai dengan agenda pembinaan yang telah disusun. (kim/sof/wid)












