LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home DAKWAH

Peringati Hari Santri Nasional, Ini Pesan Ketua Ponpes Wali Barokah Kota Kediri

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
27 Januari 2026
in DAKWAH, SEPUTAR PESANTREN
95 4
0
Pondok Pesantren Ponpes Wali Barokah Kota Kediri menggelar upacara Hari Santri Nasional HSN ke 9 pada Minggu pagi 2210 Dok LINES

Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar upacara Hari Santri Nasional (HSN) ke-9, pada Minggu pagi (22/10). Dok: LINES.

93
SHARES
99
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KEDIRI — Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar upacara Hari Santri Nasional (HSN), pada Minggu pagi (22/10). Ketua Ponpes Wali Barokah KH Sunarto menjadi inspektur upacara.

Dalam amanatnya KH Sunarto menyebutkan, momentum hari santri bisa menjadi sarana refleksi diri terhadap peran santri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Baik yang telah maupun akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia para santri.

“Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema Jihad Santri Jayakan Negeri. Tema tersebut menyiratkan dua makna sekaligus pesan yang disampaikan kepada kita semua, yakni makna historis dan makna kontekstual,” katanya.

Makna historis mengingatkan tentang peran besar para santri pada masa perjuangan meraih kemerdekaan. Resolusi jihad kala itu dilakukan untuk berperang melawan kedzaliman penjajah yang puncaknya terjadi pada tanggal 10 Nopember 1945 yang kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan.

Sedangkan makna kontekstual terkait dengan peran santri pasca masa belajarnya di pondok pesantren. Para santri memiliki kewajiban menebarkan amar makruf nahi munkar, dakwah yang sejuk, memiliki toleransi yang tinggi, bisa saling menghormati dan menghargai terhadap perbedaan. Selain itu, para santri juga diharapkan mampu menghargai keberadaan dan keyakinan kelompok masyarakat lain, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kesantunan dan kebajikan untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara, melawan kebodohan dan ketertinggalan.

“Dengan demikian, maka makna jihad yang termaktub dalam tema tersebut bukanlah berperang, melainkan lebih diartikan sebagai jihad intelektual, yaitu berjuang agar para santri bersama komponen masyarakat lain, dengan berbekal ilmu pengetahuan yang dimiliki bisa memberikan kontribusi yang maksimal dalam mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat,” lanjut KH Sunarto.

Ia melanjutkan, sesuai dengan fungsi pesantren terutama di bidang pendidikan dan dakwah, sejak awal berdirinya Pondok Pesantren Wali Barokah hingga masa mendatang, para pengasuh, para guru dan pengurus pondok tetap berkomitmen untuk mempersiapkan para santri agar menjadi juru dakwah, muballigh dan muballighot yang profesional dan religius. Para santri dengan pengetahuan dan kepahaman agama yang kuat, berakhlaqul karimah, berkarakter luhur, mandiri serta berwawasan kebangsaan yang luas.

Untuk mencapai tujuan tersebut, tambahnya, diperlukan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, kurikulum baku dan kurikulum tambahan yang senantiasa menyesuaikan perkembangan zaman.

“Hal lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan kompetensi guru dan pengurus serta terus memotivasi semangat belajar para santri yang dibarengi dengan kedisiplinan, kejujuran dan penerapan karakter luhur lainnya,” ujarnya.

Peserta upacara Hari Santri Nasional 2023 di Ponpes Wali Barokah Kediri Dok LINES
Peserta upacara Hari Santri Nasional 2023 di Ponpes Wali Barokah Kediri Dok LINES

KH Sunarto mengatakan, tugas sebagai juru dakwah, muballigh dan muballighot dalam membina umat, sesuai jenjang umurnya, yaitu sejak usia dini, pra remaja, remaja, berkeluarga sampai lansia sangatlah mulia. Mereka bagaikan lentera yang menerangi jalan, mengajak umat dari alam kegelapan ke alam yang terang benderang penuh nur ilaahi rabbi.

Untuk itu ketika para santri memyampaikan ilmunya harus benar dan jelas, bisa dimengerti, dipahami, lebih proaktif serta terampil berbudi pekerti yang luhur. Para santri juga diharapkan senantiasa berkoordinasi dengan para pihak yang terkait untuk keberlangsungan dan kelancaran proses belajar mengajar.

“Dengan cara-cara semacam itulah kita husnudzon billah, insya Alloh, Islam sebagai agama yang rahmatal lil ‘alamin akan berkembang dan memberikan warna dalam kehidupan ber masyarakat, berbangsa dan bernegara. Semoga Alloh SWT selalu merodhoi seluruh ikhtiar kita,” pungkas KH Sunarto.

Beberapa pejabat dan tokoh hadir dalam upacara tersebut. Antara lain komponen Tiga Pilar dari Kecamatan Pesantren, Kecamatan Kota, Kelurahan Burengan dan Banjaran. Selanjutnya ada Ketua NU, Muhammadiyah, dan LDII, serta tokoh masyarakat sekitar. (Mzda)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Warga LDII Medaeng menyembelih hewan kurban di halaman Masjid Baiturrohim Sidoarjo Rabu 275 Foto LINES Sidoarjo

Warga LDII Medaeng Sembelih 31 Sapi dan 19 Kambing pada Iduladha 2026

27 Mei 2026
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jawa Timur Iswahyudi Dok LINES Jatim

Dinas Peternakan Jatim: Pelaksanaan Kurban Tak Boleh Jadi Sumber Penyakit

23 Mei 2026
Ketua BPJPH Jawa Timur M Fauzi mengingatkan pelaksanaan kurban tidak hanya harus halal secara syariat tetapi juga memperhatikan perlakuan hewan sejak pengangkutan hingga proses penyembelihan Dok LINES Jatim

BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban

24 Mei 2026
Dewan Pimpinan Wilayah DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Berkurban Sehat dan Halal dengan mengusung tema ASUH Aman Sehat Utuh dan Halal pada Sabtu 235 di Gedung Serba Guna GSG Sabilurrosyiddin Surabaya Dok LINES Jatim

LDII Jatim Gandeng Dinas Peternakan dan BPJPH, Sosialisasikan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

23 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • Cak Rofiq pada Dorong Perubahan Kebiasaan, LDII dan DPR Sosialisasikan Germas di Surabaya
  • Anonim pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.