KEDIRI — Akhir tahun bukan hanya tentang pergantian waktu, tetapi kesempatan untuk memperbaiki diri. Generasi penerus (Generus) LDII harus mampu mengisi waktunya dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan bermanfaat.
Hal ini ditegaskan Dewan Penasehat PAC LDII Lirboyo, H. Muhammad Sukarni Yusuf, dalam tausiyahnya pada Pengajian Akhir Tahun 2025 dengan tema “RAHASIA (Raih Pahala Selama Pengajian Akhir Tahun)”, Rabu (31/12).
Acara yang bertempat di halaman Masjid Nur Hasan Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto tersebut diikuti remaja LDII dari tingkat sekolah dasar hingga remaja.
H. Muhammad Sukarni menyoroti fenomena yang kerap terjadi pada malam pergantian tahun, umumnya banyak pengaruh negatif.
“Pada umumnya, malam pergantian tahun sering diwarnai berbagai pelanggaran dan kemaksiatan yang dilarang oleh agama. Namun Generus PAC LDII Lirboyo justru memilih mengisinya dengan kegiatan yang positif, mendidik, dan bernilai pahala,” tegasnya.

Ketua PAC LDII Lirboyo, Baiturridwan menjelaskan, kegiatan tersebut diisi dengan pengajian, dilanjutkan nasihat agama, pengajian dalil-dalil Al-Qur’an dan hadits, cerdas cermat keagamaan, serta simulasi penerapan 29 karakter luhur melalui video-video kreatif karya Generus PAC LDII Lirboyo.
Baiturridwan berharap, melalui kegiatan ini, PAC LDII Lirboyo menargetkan terwujudnya Generus yang berakhlakul karimah, alim dan faqih, serta mandiri, sehingga mampu menjadi generasi yang kuat secara moral, spiritual, dan intelektual.
“PAC LDII Lirboyo berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pembinaan generasi muda secara berkelanjutan guna mencetak generasi penerus yang profesional religius serta berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan hadits,” tutupnya. (kim/sof/wid)












