LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home DAKWAH

Pengajian LDII Gunung Anyar Bahas Keutamaan Sahur dan Berbuka Puasa

Akfal Nasrullah by Akfal Nasrullah
29 April 2026
in DAKWAH
15 0
0
Ustaz Faisal Ramadhani Foto LINES Surabaya

Ustaz Faisal Ramadhani. Foto: LINES Surabaya

14
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SURABAYA — Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar pengajian rutin di Masjid Al Barokah, Gunung Anyar, Surabaya, Senin (27/4/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, jamaah mengkaji materi Himpunan Khutbah Jumat bertema ibadah puasa Ramadan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Dalam kajian tersebut, Ustaz Faisal Ramadhani membahas sejumlah amalan sunnah dalam berpuasa, di antaranya anjuran makan sahur dan menyegerakan berbuka puasa.

Faisal menjelaskan bahwa makan sahur merupakan sunnah yang dianjurkan karena mengandung keberkahan. Meski seseorang tetap sah menjalankan puasa tanpa sahur, umat Islam dianjurkan untuk tidak meninggalkannya.

“Dalam menjalankan ibadah puasa, apabila tidak sahur puasanya tetap sah. Namun, makan sahur memiliki barokah sehingga alangkah baiknya tetap dilaksanakan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW,” ujarnya.

Selain membahas anjuran sahur, Faisal juga menjelaskan tuntunan Rasulullah SAW dalam berbuka puasa. Menurut dia, umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka ketika azan maghrib telah berkumandang.

Ia mengatakan, Rasulullah SAW mencontohkan berbuka puasa secara sederhana, yakni dengan satu atau tiga butir kurma. Jika tidak tersedia kurma, berbuka dapat dilakukan dengan meminum air putih sebelum melaksanakan shalat maghrib.

“Intinya adalah menyegerakan berbuka ketika azan maghrib sudah terdengar. Tidak perlu berlebihan, cukup sederhana sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW,” katanya.

Pengajian rutin tersebut menjadi sarana bagi warga LDII untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mengamalkan ibadah sesuai Al Quran dan hadis. (sof/wid)

 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.