Kota Batu – Wali Kota Batu Nurochman menyerukan pentingnya kebersamaan, penguatan sumber daya manusia, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan pada saat menghadiri kegiatan Safari Ramadhan dan buka puasa bersama di Gedung Serba Guna (GSG) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Batu, Kelurahan Sisir, Kota Batu (12/3).
Dalam sambutannya, Nurochman menyampaikan bahwa kunjungan Safari Ramadhan ke LDII Kota Batu baru pertama kali dilakukan pada tahun ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan para ulama dalam menghadirkan kebijakan yang membawa manfaat bagi masyarakat Kota Batu.
“Alhamdulillah tradisi Safari Ramadhan di Kota Batu ini terus kami lanjutkan. Kegiatan baik dari era wali kota sebelum kami, sampai dengan hari ini tetap kami lanjutkan dan menjadi salah satu silaturahminya pemerintahan dan masyarakat. Spesial di hari ini kami khususkan untuk keluarga besar LDII dan masyarakat di Kota Batu,” ujarnya
“Sebelumnya belum ada, dan baru tahun ini Safari Ramadhan ke LDII Kota Batu. Tapi sekarang, semua ormas kami berikan jadwal untuk menjadi tuan rumah safari ramadhan. Mulai LDII, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan Nahdlatul Ulama,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung kontribusi organisasi kemasyarakatan di Kota Batu yang sangat luas biasa, khususnya pada keluarga besar LDII di bidang pendidikan, keagamaan, sosial, ekonomi, kemasyarakatan, investasi, sebagai bukti konkret dan bukan sekedar narasi belaka.
“Ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi, juga inovasi dalam membangun mimpi, keinginan-keinginan baik agar kebijakan-kebijakannya bisa bersentuhan langsung dengan pemerintah Kota Batu. Semoga dengan kebijakan-kebijakan itu bisa membawa manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat Kota Batu,” kata Nurochman.

Ia juga mencontohkan salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah pendirian SDIT Bina Karakter Luhur Kota Batu, yang beberapa bulan lalu sempat ia ikuti. Dan program 1000 sarjana yang diinvestasikan untuk siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, maupun hafidz qur’an. Melalui program tersebut, pemerintah menanggung biaya pendidikan hingga uang kuliah tunggal (UKT) secara penuh agar para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Dengan berdirinya program dan lembaga pendidikan tersebut diharapkan dapat memberi dampak bagi masyarakat Kota Batu.
“Mari bersama sama untuk terus kuatkan kebersamaan, sinergi, kolaborasi dan bantu kami untuk terus melakukan inovasi membangun pemerintahan yang adaptif dan dekat dengan rakyat, yang mampu dan mau mengambil kebijakan-kebijakan yang berdampak pada masyarakat kita,” ujarnya.












