KLATEN — Dalam upaya meringankan beban warga kurang mampu sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Ngawen bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ngawen menggelar kegiatan sosial berupa pembagian bingkisan kepada 31 warga dhuafa dan dua anak yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Fatah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (4/1).
Ketua PC LDII Ngawen, Edi Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu warga yang membutuhkan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahim antara masyarakat dan unsur pemerintah di tingkat kecamatan. Melalui kegiatan tersebut, warga diharapkan dapat lebih mengenal para pemangku kebijakan di wilayahnya.
“Selain berbagi, kegiatan ini menjadi ajang memperkuat hubungan sosial serta mengenalkan peran dan program LDII kepada masyarakat,” ujar Edi Mustofa. Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan hasil dari program “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”, yang mencakup kontribusi LDII dalam bidang kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan herbal, ekonomi syariah, ketahan pangan dan lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
Edi menambahkan, Kecamatan Ngawen secara rutin setiap bulan juga melaksanakan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim piatu. Ia berharap sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dapat terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Edi Mustofa berpesan agar umat beragama di Kecamatan Ngawen senantiasa menerapkan Tri Kerukunan Umat Beragama. Tiga prinsip tersebut meliputi menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama, memelihara perdamaian agar tidak terjadi perselisihan yang mengandung unsur SARA, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah.
“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun, kompak, dan bersatu, demi terwujudnya Klaten yang sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Polsek Ngawen, Iptu Sumadi, dalam sambutannya mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia secara khusus menekankan peran generasi muda agar lebih selektif dalam pergaulan.
“Generasi muda harus mampu menjaga diri agar tidak terpengaruh hal-hal negatif dalam pergaulan,” ujarnya.
Selain itu, Iptu Sumadi juga mengingatkan pentingnya mengutamakan ibadah, khususnya salat sebagai tiang agama, memperbanyak sedekah kepada sesama, serta selalu memohon doa restu kepada orang tua, terutama ibu.
“Yang tidak kalah penting, mari kita tingkatkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama dengan memperkuat iman dan takwa,” pungkasnya. (kim/sof/wid)












