LAMONGAN — Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Lamongan mengikuti pemantauan hilal penentuan awal 1 Ramadan 1447 Hijriah di Markaz Tanjung Kodok, Lamongan, Jawa Timur, Selasa (17/2). Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menjelang bulan suci Ramadan. Berbagai unsur organisasi kemasyarakatan Islam dan instansi terkait ikut terlibat.
Sejak sore hari, para peserta berkumpul di lokasi pengamatan untuk mempersiapkan peralatan optik, seperti teleskop dan perangkat pendukung lainnya. Pengamatan difokuskan ke arah ufuk barat sesaat setelah matahari terbenam, sesuai dengan waktu terjadinya ijtimak dan perhitungan posisi hilal.
Ketua Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Lamongan, Gunawan Sugiharto, mengatakan keikutsertaan LDII dalam kegiatan ini untuk mendukung proses penentuan awal Ramadan secara bersama-sama.
“Pemantauan dilakukan bersama unsur Kemenag dan ormas lain di titik yang sama agar hasilnya bisa menjadi bagian dari laporan resmi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca saat pengamatan berlangsung relatif cerah berawan sehingga tidak terlalu mengganggu jarak pandang. Meski demikian, hingga akhir waktu rukyat, hilal tidak berhasil terlihat.
Data hisab menunjukkan posisi hilal berada pada ketinggian minus 1 derajat 51 menit 25 detik dengan sudut elongasi 1 derajat 32 menit 9 detik. Angka tersebut masih berada di bawah kriteria imkanur rukyat yang berlaku.
Hasil pengamatan di Markaz Tanjung Kodok selanjutnya dilaporkan kepada Kemenag sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal 1 Ramadan 1447 Hijriah. (kim/sof/wid)












