BANYUWANGI — Sebanyak 77 pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Banyuwangi resmi terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Saat ini, para peserta tengah menjalani Masa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) intensif untuk persiapan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Proses karantina dan pembekalan tersebut berlangsung selama dua pekan, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026 di Hotel Tanjung Asri, Banyuwangi.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, R. Agus Mulyono, menjelaskan bahwa puluhan siswa terpilih ini telah melewati proses penyaringan yang sangat ketat, berjenjang, dan objektif sejak bulan April 2026.
Awalnya, terdapat sebanyak 286 pendaftar yang mengikuti proses seleksi administrasi. Seleksi ketat tersebut kemudian mengerucut menjadi 77 pelajar. Dari total peserta yang lolos, sebanyak 75 peserta dipersiapkan untuk bertugas di tingkat Kabupaten Banyuwangi, sedangkan dua peserta lainnya berhasil melaju untuk bertugas di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Agus menegaskan bahwa diklat ini tidak sekadar melatih fisik dan teknik baris-berbaris semata.
“Di sini mereka tidak hanya dilatih baris-berbaris dan teknik pengibaran bendera, tapi juga mendapatkan pembinaan karakter, kepemimpinan, hingga peningkatan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Agus saat membuka pelatihan secara resmi.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam jajaran Paskibraka Banyuwangi tahun ini adalah Ananda Wildanu Sholih. Pelajar kelas XI SMK 17 Agustus 1945 Cluring tersebut merupakan generasi penerus (generus) LDII Banyuwangi sekaligus putra dari Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Suhariyanto.
Keterlibatan Wildanu dalam ajang bergengsi ini mendapat apresiasi penuh dari pengurus DPD LDII Kabupaten Banyuwangi. Ketua DPD LDII Banyuwangi, Heri Sujatmiko, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
“Kami bangga karena generasi muda LDII dapat dipercaya mengemban amanah sebagai anggota Paskibraka. Ini membuktikan bahwa anak-anak kita mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Heri.
Heri berharap, pengalaman menempuh Diklat Paskibraka ini dapat membentuk kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian yang tinggi pada diri Wildanu dan seluruh anggota Paskibraka lainnya demi kemajuan masyarakat. (kim/hdi)












