LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

LDII Tekankan Pentingnya Aturan dan Kebijakan untuk Cegah Kekerasan Pada Satuan Pendidikan

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
24 Januari 2026
in NASIONAL
43 2
0
Ketua DPP LDII Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga PPKK Siti Nurannisaa Paramabekti menekankan pentingnya aturan dan kebijakan yang jelas sebagai landasan pencegahan terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah maupun pesantren Dok LINES

Ketua DPP LDII Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK), Siti Nurannisaa Paramabekti, menekankan pentingnya aturan dan kebijakan yang jelas sebagai landasan pencegahan terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah maupun pesantren. Dok: LINES.

42
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KEDIRI — Maraknya kasus kekerasan serta perundungan di lingkungan pendidikan, termasuk sekolah dan pesantren kerap menjadi sorotan publik. Masalah ini semakin kompleks ketika korban enggan melapor karena takut atau pihak sekolah dan orang tua tidak transparan, bahkan cenderung menutup-nutupi kasus. Lantas, bagaimana mengenali adanya masalah dalam sistem pendidikan?

Ketua DPP LDII Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK), Siti Nurannisaa Paramabekti, menekankan pentingnya aturan dan kebijakan yang jelas sebagai landasan pencegahan terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah maupun pesantren.

“Dengan aturan dan kebijakan yang tertuang dalam sistem sekolah, peran setiap pemangku kepentingan, guru, orang tua, dan elemen lain, dapat lebih terdefinisi. Dari situ, kita bisa menciptakan lingkungan yang kondusif dan mengenali penyimpangan,” ujar Nurannissa dalam sesi wawancara usai menjadi narasumber Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Perintisan Sekolah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan (SANM) di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri, pada Sabtu (24/5).

Menurut Nurannisaa, aturan dan kebijakan bisa membantu mendeteksi gejala-gejala masalah sebelum berkembang. Misalnya, aturan tentang absensi kehadiran siswa di sekolah yang mewajibkan pemberitahuan jika absen lebih dari dua hari. “Jika ada siswa yang tidak masuk lima hari tanpa kabar, ini bisa menjadi tanda awal masalah,” jelasnya.

Ia juga mencontohkan kasus kekerasan verbal. “Jika ada siswa yang biasanya aktif tiba-tiba diam setelah berinteraksi dengan teman yang berbicara kasar, guru dapat menindaklanjuti karena telah terjadi pelanggaran tata krama,” paparnya.

Namun, Nurannisaa mengakui bahwa aturan sering kali tidak efektif jika tidak dijalankan secara konsisten oleh pembuatnya sendiri. “Aturan harus hidup terlebih dahulu di internal sekolah, guru, kepala sekolah, dan staf. Jika nilai-nilai itu sudah mengakar, akan lebih mudah diterapkan pada siswa,” tegasnya.

Untuk membangun ekosistem yang baik, diperlukan grand design yang mencakup sistem, aturan, kebijakan, dan peran masing-masing pihak. “Ini bukan proses instan, tetapi membutuhkan strategi, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi (monev) di setiap tahapan,” ujarnya.

Nurannisaa menuturkan, perubahan perilaku dan karakter memerlukan kesabaran, ketangguhan, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. “Mungkin ada trial and error, tetapi yang penting kita punya arah yang jelas, seperti kapal yang tahu ke mana harus berlayar,” pungkasnya.

Dengan pendekatan sistematis ini, diharapkan sekolah dan pesantren dapat menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa, sekaligus mencegah praktik kekerasan dan perundungan.

 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Pembukaan SYIAR 2026 di Balai Kota Kediri Jumat 492026 sebagai ajang penguatan ekonomi dan keuangan syariah wilayah Mataraman

Dukung SYIAR 2026, Ponpes Wali Barokah dan Pemkot Kediri Perkuat Ekosistem Syariah

6 September 2026
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersilaturahim dengan pengurus Ponpes Baitul Ulum Al Islami dan DPD LDII Kabupaten Magetan Kamis 392026 Foto LINES Magetan

Jelang Pindah ke Mojokerto, Kapolres Magetan Kunjungi Ponpes LDII di Plaosan

6 September 2026
Pengurus DPW LDII Jawa Timur bersama anggota Majelis Taklim di Nganget Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Dok LINES

LDII Jatim Bina Warga Penyintas Kusta di Tuban, Ajak Tetap Bersyukur dan Kuatkan Iman

2 September 2026
Relawan LDII bersama Senkom Mitra Polri dan kepolisian menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kemarau di Pacitan Senin 3182026 Foto LINES Pacitan

LDII Pacitan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Punung dan Donorojo

2 September 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada LDII Jatim Bina Warga Penyintas Kusta di Tuban, Ajak Tetap Bersyukur dan Kuatkan Iman
  • H. MULYONO pada Peringati HUT ke-81 RI, Ketua LDII Jatim Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Persatuan
  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.