SIDOARJO — Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Krian turut ambil bagian dalam Dialog Kebangsaan DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kabupaten Sidoarjo yang digelar oleh Pemuda Lintas Iman Krian Balongbendo Tarik (PELITA KRIBATA) pada Sabtu (13/12). Kegiatan itu menjadi wadah mempererat komunikasi lintas elemen masyarakat sekaligus memperkuat nilai persatuan dan toleransi.
Dialog kebangsaan tersebut berlangsung di BUMDes Desa Suwaloh, Kecamatan Balongbendo, dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat. Peserta yang hadir terdiri dari pemuda lintas iman, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga kemitraan keamanan, termasuk Senkom Mitra Polri. Selain PC LDII Krian, perwakilan PC LDII Kecamatan Tarik dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya juga turut berpartisipasi.
Forum dialog tersebut dirancang sebagai ruang strategis untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan wakil rakyat, sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan di wilayah Dapil 4 Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Panitia kegiatan, Adi Ari Prasetya, menjelaskan bahwa dialog kebangsaan tersebut bertujuan memperkuat kohesi sosial melalui partisipasi aktif lintas elemen masyarakat.
“Forum ini kami selenggarakan untuk mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam semangat kebangsaan dan persatuan. Kami berharap dialog seperti ini dapat memperkuat kolaborasi lintas iman dan organisasi demi terciptanya stabilitas sosial di tingkat lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Yoyok W, menilai keterlibatan organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, menjadi elemen penting dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.
“Kehadiran ormas dan tokoh masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai Pancasila, persatuan, dan kerukunan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang,” jelasnya.
Ketua PC LDII Krian, Tri Wahyu Utomo, menegaskan bahwa kehadiran LDII dalam dialog kebangsaan merupakan bentuk komitmen organisasi untuk berkontribusi aktif menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.
“LDII mendukung penuh kegiatan dialog kebangsaan karena menjadi sarana strategis untuk memperkuat nilai Pancasila, kebhinekaan, serta membangun komunikasi yang sehat antara masyarakat, pemuda lintas iman, dan para pemangku kebijakan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi lintas elemen masyarakat perlu terus diperkuat guna menciptakan kondisi sosial yang kondusif, harmonis, dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.
Dialog Kebangsaan DPRD Dapil 4 itu diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara pemuda lintas iman, organisasi kemasyarakatan, dan pemangku kebijakan daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkokoh persatuan bangsa di tingkat lokal. (ysy)












