JAKARTA — DPW LDII Jawa Timur mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) X LDII, Selasa (7/4/2026). Ketua DPW LDII Jawa Timur H. Moch. Amrodji Konawi hadir langsung di Grand Ballroom Minhaajurrosidiin, Jakarta. Sementara jajaran Pengurus Harian DPW LDII Jawa Timur mengikuti Munas secara daring di Surabaya.
Munas X LDII yang berlangsung pada 7–9 April 2026 menjadi forum lima tahunan organisasi untuk membahas arah kepengurusan dan program kerja. Sejumlah isu strategis turut mengemuka, mulai dari penguatan sumber daya manusia (SDM), kebangsaan, hingga respon terhadap dinamika global.
Ketua DPW LDII Jawa Timur H. Moch. Amrodji Konawi mengatakan, isu-isu yang dibahas dalam Munas berkaitan dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama di tengah perubahan global yang memengaruhi berbagai sektor kehidupan.
Menurut dia, penguatan SDM menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perubahan sosial, ekonomi, serta dampak dari situasi geopolitik internasional.
“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, masyarakat harus disiapkan agar tidak mudah goyah. Karena itu, pembinaan SDM, wawasan kebangsaan, dan penguatan moral menjadi sangat penting,” kata Amrodji.
Ia menambahkan, penguatan kebangsaan juga perlu terus ditanamkan agar masyarakat memiliki semangat persatuan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap kondisi bangsa.
Menurut Amrodji, organisasi kemasyarakatan keagamaan seperti LDII memiliki ruang pengabdian dalam pembinaan umat, pendidikan karakter, serta penguatan nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Pandangan itu sejalan dengan pesan yang disampaikan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam pembukaan Munas X LDII. Dalam sambutannya, Chriswanto menyinggung dampak konflik global terhadap kehidupan nasional, termasuk pada sektor energi, pangan, ekonomi, dan stabilitas sosial.
“Perang mungkin berlangsung hanya empat sampai lima bulan, tetapi dampaknya saya kira akan sangat lama. Ini tentu mengubah banyak hal, termasuk cara kita memandang tantangan ke depan,” ujar Chriswanto.
Ia juga menegaskan bahwa delapan program prioritas LDII masih relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini, termasuk dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan SDM dan kontribusi sosial kemasyarakatan.
Munas X LDII memiliki beragam agenda seperti pembahasan kepengurusan, program kerja, serta berbagai isu strategis organisasi. (sof/wid)












