BANDARLAMPUNG — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung mengapresiasi peran Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang dinilai tertib dan rutin dalam menyampaikan laporan kegiatan. Dukungan organisasi kemasyarakatan keagamaan dinilai penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Lampung Juanda Naim saat menerima audiensi jajaran DPW LDII Lampung di ruang kerjanya, Jumat (16/7). “LDII sudah tidak asing lagi. Dalam hal pelaporan, tertib dan rutin. Meski kami tidak selalu hadir di setiap kegiatan, laporan tersebut memberikan informasi positif sekaligus menjadi masukan bagi Kemenag,” ujar Juanda.
Ia menegaskan, Kemenag membutuhkan dukungan ormas dan masyarakat, terutama dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan publik. Menurut dia, komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menyikapi berbagai kebijakan.
“Masyarakat harus yakin bahwa tidak mungkin pemerintah membuat kebijakan yang merusak rakyatnya sendiri. Karena itu perlu komunikasi yang baik,” katanya.
Juanda menambahkan, salah satu fokus program Kementerian Agama adalah penguatan moderasi beragama dan deradikalisasi. Indonesia, menurut dia, ditakdirkan sebagai bangsa yang majemuk dari sisi suku, budaya, dan agama sehingga tidak bisa dipaksakan menjadi seragam.
Selain itu, ia mendorong agar pendidikan di pondok pesantren dan madrasah tidak hanya menekankan pendalaman kitab, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan dan jiwa kewirausahaan. “Santri perlu ditumbuhkan kemandiriannya agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Menjelang Idul Adha, Juanda juga mengingatkan agar pelaksanaan salat Id dan ibadah kurban mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah demi menjaga keselamatan bersama.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Lampung Muhammad Aditya menyampaikan apresiasi atas kesempatan audiensi tersebut. Ia menegaskan, LDII terus mengusung ukhuwah islamiyah, basyariyah, dan wathaniyah melalui komunikasi rutin dengan jajaran pemerintah.
Menurut Aditya, di tengah pandemi Covid-19, LDII berupaya membantu pemerintah melalui edukasi dan pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak. Dalam bidang pendidikan, LDII juga melakukan pembinaan di pondok pesantren dan sekolah formal serta tetap menyelenggarakan pengajian secara daring selama masa pandemi.
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kanwil Kemenag Lampung dan pengurus DPW LDII Lampung. Pertemuan diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun kehidupan keagamaan yang moderat dan berdaya.












