LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home SEPUTAR PESANTREN

Kejati Jatim Bekali Santri Ponpes Al Ubaidah untuk Cegah Radikalisme dan Intolerasi Beragama

Mayonne Wasykar by Mayonne Wasykar
29 Januari 2026
in SEPUTAR PESANTREN
40 2
0
Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Kejati Jawa Timur Abdullah menyampaikan materi moderasi beragama kepada santri Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kamis 291 Foto Dok PID Ponpes Al Ubaidah

Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Kejati Jawa Timur, Abdullah, menyampaikan materi moderasi beragama kepada santri Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Kamis (29/1). Foto: Dok. PID Ponpes Al Ubaidah.

39
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

NGANJUK — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur memberikan pembekalan kepada para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Kamis (29/1). Pembekalan berisi penguatan moderasi beragama sebagai upaya menangkal paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat.

Kegiatan itu dihadiri Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jatim Dwi Setyadi, didampingi Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah, beserta jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah, menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis sebagai agen toleransi dan perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Untuk menjalankan peran tersebut, santri diingatkan agar berpegang pada prinsip khoirun nas anfauhum linnas dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang harus dipegang santri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Abdullah berharap para santri mampu menyampaikan syiar Islam secara bijak dan menyejukkan, tanpa meninggalkan kearifan lokal selama tidak bertentangan dengan akidah maupun norma yang berlaku. Menurutnya, sikap saling menghargai menjadi kunci untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Di hadapan 1.066 santri, Abdullah menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang dibangun oleh seluruh elemen bangsa, bukan milik satu golongan atau agama tertentu. Pemahaman ini dinilai penting untuk mencegah tumbuhnya sikap eksklusif dan radikal.

“Indonesia ini negara beragama, bukan hanya milik umat Islam, tetapi negara bersama yang diperjuangkan oleh semua elemen sejak sebelum kemerdekaan,” ujarnya.

Abdullah menjelaskan, radikalisme berakar dari sikap eksklusif yang menganggap diri paling benar. Dalam konteks itu, santri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, H. Moch. Amrodji Konawi, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kejati Jawa Timur atas pencerahan wawasan kebangsaan kepada para santri.

Ia menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan menjadi prioritas utama dalam delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa sebagaimana amanat Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso.

“Kebangsaan menjadi yang pertama dan utama. Kita hidup di negara yang sangat majemuk, sehingga nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga,” ujarnya.

Santri Ponpes Al Ubaidah Kertosono mengikuti pembekalan moderasi beragama yang disampaikan Kejati Jawa Timur Kamis 291 Foto Dok PID Ponpes Al Ubaidah
Santri Ponpes Al Ubaidah Kertosono mengikuti pembekalan moderasi beragama yang disampaikan Kejati Jawa Timur Kamis 291 Foto Dok PID Ponpes Al Ubaidah

Amrodji menjelaskan, DPW LDII Jawa Timur secara aktif mendorong seluruh pondok pesantren naungan LDII serta DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk memberikan edukasi kepada santri maupun warga LDII, termasuk di masjid dan musola, terkait pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

Menurutnya, moderasi beragama harus dimulai dari generasi muda yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. “Pemuda adalah agent of change. Kita berharap mereka mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, upaya pembinaan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Selain Kejati Jawa Timur, LDII Jatim juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, TNI, dan Polri untuk memberikan penguatan wawasan kebangsaan.

“Ini bagian dari ikhtiar kami agar para santri dan warga LDII memiliki pemahaman yang utuh tentang kebangsaan dan toleransi,” jelasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, menyampaikan bahwa Ponpes Al Ubaidah Kertosono merupakan pusat pelatihan dai dan daiyah sebelum diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.

“Para santri yang dididik di sini nantinya akan disebar ke berbagai wilayah dan harus siap menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia menilai tantangan tersebut antara lain munculnya pandangan yang ingin mengubah dasar dan tatanan kehidupan berbangsa yang telah disepakati para pendiri bangsa. Menurutnya, nilai kebersamaan, persatuan, dan kerja sama merupakan fondasi utama bangsa Indonesia.

“Nilai-nilai itulah yang harus diwariskan kepada generasi penerus, termasuk para santri sebagai bekal saat membina umat di tengah masyarakat,” pungkasnya. (pid/sof/wid)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Cendekiawan NU Ahmad Ali bertemu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat di Mamuju Kamis 2912026 dalam rangka riset peran dakwah LDII Foto Dok LINES

Cendekiawan NU Gali Pandangan Muhammadiyah soal Dakwah LDII

6 Februari 2026
Peserta Ikhtibar Tahfidz Al Quran Sekolah Karakter Baitul Alaa berfoto bersama usai kegiatan pengujian hafalan Al Quran yang digelar di lingkungan sekolah Foto Dok LINES

Menanamkan Cinta Al Quran Sejak Dini, Sekolah Karakter Baitul A’laa Gelar Ikhtibar Tahfidz

6 Februari 2026
Santri Pondok Pesantren Sulthon Auliya SAHA Desa Pangkatrejo Kecamatan Maduran Lamongan menunjukkan hasil panen sayuran hidroponik dalam program kemandirian pangan yang dikembangkan DPD LDII Kabupaten Lamongan melalui pelatihan dan demplot hidroponik Minggu 251 Foto Dok LINES Lamongan

DPD LDII Lamongan Kembangkan Hidroponik Pesantren sebagai Upaya Kemandirian Pangan

5 Februari 2026
Ketua Departemen KIM DPP LDII Ludhy Cahyana tengah dan Ketua Biro KIM DPW LDII Jawa Timur mengikuti podcast bersama Diskominfo Jatim Selasa 32 Foto Dok LINES Jatim

Hadapi Disinformasi Digital, LDII Latih Jurnalisme Generasi Muda di Jatim

5 Februari 2026

Komentar Terkini

  • dindaa pada LDII Gunung Anyar Bekali Generus SMP Tata Cara Kurban
  • Norma pada LDII Gunung Anyar Bekali Generus SMP Tata Cara Kurban
  • Roykhan Malvin pada Relawan LDII Kenjeran Bantu Fasilitasi Ribuan Jamaah Haul Akbar Al Fithrah di Surabaya
  • H. MULYONO pada Relawan LDII Kenjeran Bantu Fasilitasi Ribuan Jamaah Haul Akbar Al Fithrah di Surabaya
  • Abdulloh Al-Wahabi pada PAC LDII Gunung Anyar Ajarkan Shalat Gerhana kepada Generus
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.