JEMBER — Menjaga Kabupaten Jember tetap aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember, Selasa (6/1). Kunjungan itu untuk memperkuat kerja sama dan sinergi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Polres Jember berupaya membangun komunikasi intensif dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.
Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra mengapresiasi peran aktif LDII dalam mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban wilayah tidak dapat terwujud tanpa partisipasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Kamtibmas bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami sangat terbantu dengan peran organisasi keagamaan seperti LDII, serta ormas lainnya dan Senkom Mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” tegas AKBP Bobby.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bobby juga menyampaikan pesan Kapolda Jawa Timur terkait pentingnya kewaspadaan, deteksi dini, dan upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah meskipun situasi wilayah terlihat aman dan kondusif.
“Jangan terlena dengan kondisi yang tampak tenang. Justru kewaspadaan dan kepedulian bersama harus terus ditingkatkan agar setiap potensi permasalahan dapat dicegah sejak awal,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, menyatakan bahwa LDII berkomitmen mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, peran organisasi keagamaan sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan moral dan pembinaan karakter.
“Selain pembinaan ibadah, LDII berkomitmen berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Melalui pembinaan generasi penerus dengan konsep Tri Sukses, kami berupaya menanamkan nilai moral dan kemandirian demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Malik.
Ia menjelaskan bahwa Tri Sukses meliputi pembinaan generasi muda agar memiliki akhlakul karimah, alim-faqih, serta mandiri. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan ketertiban sosial dan mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.
Lebih lanjut, Malik menambahkan bahwa LDII secara rutin menggelar kegiatan keagamaan bagi generasi muda, termasuk pengajian bersama pada malam pergantian tahun. Kegiatan tersebut untuk menghindarkan para pemuda dari aktivitas negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. (sof/wid)












