DPD LDII Kota Kediri & Ponpes Wali Barokah menyatakan siap memanfaatkan tambahan jadwal penerbangan di Bandara Dhoho untuk mendukung mobilitas warga dan kegiatan organisasi. Penambahan frekuensi penerbangan dinilai menjadi peluang baru yang bisa dioptimalkan.
“Dengan tambahan jadwal ini, kami siap memanfaatkan akses baru dari Bandara Dhoho untuk menunjang berbagai agenda organisasi maupun kebutuhan pribadi warga,” ujar Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto.
Pernyataan itu disampaikan saat DPD LDII Kota Kediri bersama Ponpes Wali Barokah menerima kunjungan manajemen PT Surya Dhoho Investama (SDHI), Rabu pagi (11/2). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penyampaian informasi terbaru terkait perkembangan layanan penerbangan.
Dalam kesempatan itu, PT SDHI menyampaikan penambahan frekuensi penerbangan rute Kediri-Jakarta (PP). Mulai 8 Maret 2026, penerbangan akan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni Senin, Rabu, Jumat, dan kini ditambah hari Minggu.
Menurut Agung, tambahan jadwal di akhir pekan memberi keleluasaan waktu bagi warga yang memiliki agenda di Jakarta. Akses transportasi yang lebih fleksibel dinilai akan berdampak langsung pada efektivitas kegiatan.
Selain penambahan jadwal, PT SDHI juga berencana mengirimkan surat resmi terkait penawaran kerja sama pelayanan penerbangan bagi keluarga besar Yayasan Wali Barokah dan LDII. Skema yang ditawarkan berupa tarif khusus atau harga korporasi untuk rute Kediri-Jakarta dan sebaliknya.
Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai kerja sama itu akan mendukung kelancaran koordinasi pesantren yang cukup intens dengan berbagai pihak di Jakarta.
“Kalau ada tarif khusus tentu sangat membantu. Dari sisi waktu dan tenaga jauh lebih efisien. Kami menunggu surat resminya untuk segera kami pelajari,” ungkapnya.
Usai diskusi, rombongan PT SDHI berkesempatan meninjau fasilitas Ponpes Wali Barokah. Mereka mengapresiasi lingkungan pondok yang bersih, tertata, dan mandiri.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pengelola transportasi udara dan lembaga pendidikan keagamaan. Selain itu mendorong aktivitas dan pertumbuhan ekonomi di Kediri dan sekitarnya. (kim/cak/wid).












