KEDIRI — Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Kediri (FKUB) mengadakan silaturahim Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan dilaksanakan di Wisma Tentram, Pondok Pesantren Wali Barokah, Sabtu (21/3).
Pada acara tersebut, jajaran pengurus FKUB hadir bersama tokoh lintas agama. Mereka sekaligus menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri kepada keluarga besar pondok pesantren dan DPD LDII Kota Kediri.
Ketua Ponpes Wali Barokah, Sunarto, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya mempertahankan capaian Indeks Kota Toleran (IKT) Kota Kediri agar tidak mengalami penurunan.
“Tanggung jawab kita sama, paling tidak jangan sampai nilai toleransi kita merosot. Meski saat ini masih masuk 10 besar nasional, kita harus terus berupaya melalui pertemuan rutin seperti ini untuk menjalin kebersamaan,” ujar Sunarto.
Wakil Ketua FKUB Kota Kediri, Timotius Kabul, menyampaikan bahwa hubungan antaranggota FKUB dengan Ponpes Wali Barokah telah terjalin baik. Ia menyebut lingkungan pondok pesantren sebagai ruang bersama bagi dialog dan kebersamaan lintas agama.
“Kami sangat berbahagia, di pondok ini sudah seperti rumah kita sendiri. Mari kita jaga keutuhan bersama. Prinsip kita di FKUB jelas jangan membedakan yang sama, dan jangan mempersamakan yang beda,” kata Timotius Kabul.
Sementara itu, Ketua LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, menyatakan bahwa silaturahim lintas agama menjadi bagian dari penguatan hubungan sosial di masyarakat. Ia menambahkan bahwa komunikasi terbuka perlu terus dijaga sebagai fondasi kerukunan.
“Kehadiran tokoh-tokoh lintas agama dari FKUB ke Ponpes Wali Barokah ini bukan sekadar seremoni lebaran, melainkan penguatan fondasi sosial kita. Kami berkomitmen untuk terus membuka pintu komunikasi seluas-luasnya,” ujar Agung Riyanto. (mzda/sof/wid)












