SURABAYA — DPW LDII Jawa Timur mendorong ormas Islam berperan aktif dalam pembangunan nasional. Peran itu dapat diwujudkan melalui masukan bagi kebijakan yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat serta penguatan kerja sama antarorganisasi Islam.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur, Abdul Muis Zuhri, saat menghadiri Kongres Nasional Ke-42 Syarikat Islam di Jatim Expo, Surabaya, Minggu (18/10/2026).
Abdul Muis menjelaskan, LDII ikut berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui delapan klaster, yaitu kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan dan herbal, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.

Menurut Abdul Muis, delapan bidang itu menjadi ruang bagi LDII untuk menjawab tantangan zaman dan mendukung kemaslahatan masyarakat. Ia berharap ormas Islam memperkuat peran dan kerja sama demi memberi manfaat bagi bangsa dan negara.
Ia menilai tantangan zaman menuntut umat Islam mengambil peran lebih besar dalam pembangunan nasional. Tanggung jawab itu tidak hanya dipikul Syarikat Islam, tetapi juga LDII dan ormas Islam lainnya.
Abdul Muis hadir didampingi pengurus Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPW LDII Jawa Timur, Muhammad Abdil Aziz. Ia menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Kongres Nasional Ke-42 Syarikat Islam, serta berharap organisasi tersebut terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.
“Seluruh umat Islam harus mengambil peran utama dalam pembangunan nasional, berperan aktif memberikan masukan untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan ukhuwah Islamiyah menjadi langkah penting untuk membangun Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan berpedoman pada syariat Islam. Upaya itu perlu diwujudkan lewat ikhtiar yang baik dan perilaku berbudi luhur demi kemaslahatan umat. (one/joe/wid)












