LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Empat Sumberdaya Ini Picu Krisis Dunia, DPP LDII Sarankan Segera Cari Solusi

Ali Mustika by Ali Mustika
6 Februari 2026
in NASIONAL
144 6
0
Anggota Komisi IX DPR RI Saniatul Lativa kedua dari kiri saat mengunjungi DPP LDII pada Selasa 127 Dalam pertemuan itu ia mengatakan Balai Latihan Kerja BLK jadi jembatan kesenjangan antara SDM dan dunia usaha Dok Lines

Anggota Komisi IX DPR RI Saniatul Lativa (kedua dari kiri) saat mengunjungi DPP LDII, pada Selasa (12/7). Dalam pertemuan itu, ia mengatakan Balai Latihan Kerja (BLK) jadi jembatan kesenjangan antara SDM dan dunia usaha. Dok: Lines.

141
SHARES
150
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Resesi ekonomi dunia dipicu kelangkaan empat sumberdaya, tingginya harga sumber energi dalam hal ini minyak dan gas bumi (migas) serta melonjaknya harga pangan. Di beberapa negara suhu ekstrim memicu kekeringan yang mengakibatkan air mengering. Sementara kemajuan teknologi mendorong negara-negara maju mencari sumber-sumber logam langka.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat ditemui di Kantor DPP LDII, Jakarta, pada Selasa (19/7), “Kita sedang melihat imbas rebutan energi, pangan, air, dan logam langka. Dunia kini terjerumus resesi, yang diperparah dengan perang di Eropa Timur, antara Rusia dan Ukraina,” papar KH Chriswanto.

Ia pun mengingatkan, agar bangsa Indonesia bertindak sebelum krisis tersebut memuncak dan merugikan negara, “Imbasnya masyarakat yang terdampak. Ini jadi tugas kita semua bukan hanya tugas negara,” paparnya.

Chriswanto menyarankan agar seluruh elemen bangsa jadi kreatif dan inovatif. “Segala potensi untuk melestarikan dan memproduksi empat komoditas yang jadi rebutan negara-negara maju,” ujarnya.

Menurutnya posisi Indonesia di khatulistiwa, memungkinkan energi panas bumi dan matahari dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai pengganti minyak bumi, “Ada 40 persen kandungan panas bumi dunia ada di Indonesia. Sementara sinar matahari yang melimpah bisa dijadikan listrik,” ujar KH Chriswanto.

Ia pun mencontohkan pemanfaatan energi matahari oleh warga LDII. “Kami telah memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri dan Ponpes Minhaajurrosyidiin, Jakarta,” jelasnya.

Menurutnya, air dan logam langka harus dikelola bangsa Indonesia untuk kemakmuran rakyat Indonesia, “Untuk itu kampus-kampus harus makin inovatif untuk mengolah air dan logam langka. Jangan sampai logam langka hanya diekspor mentahnya, tidak memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” paparnya.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso Dok Lines
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso Dok Lines

Persoalan besarnya, tambahnya, negara-negara maju untuk menguasai empat sumber daya alam itu tidak hanya berdagang. Tapi sekaligus menguasai negara tersebut, “Isu-isu demokrasi dan agama dihembuskan, hingga pemerintahannya dikudeta sebagaimana Arab Spring. Lalu negara dan sumberdayanya dikuasai asing,” imbuhnya.

KH Chriswanto menggarisbawahi, pendidikan dan pelatihan untuk mengelola sumberdaya juga harus dilakukan oleh anak bangsa. Untuk itu, ia meminta segenap bangsa Indonesia menjaga kebhinekaan, persatuan, dan kesatuan bangsa. Dengan bersatu dan menghayati arah perjuangan pendiri bangsa, ia optimistik Indonesia akan menjadi bangsa yang besar.

Senada dengan Ketua Umum DPP LDII, Anggota DPR RI Komisi IX Saniatul Lativa mengatakan pentingnya membangun SDM dalam skala komunitas, agar sumberdaya yang dimiliki Indonesia bisa ditangani tenaga terampil di dalam negeri.

“Untuk menjembatani kesenjangan dengan dunia kerja dan SDM tenaga kerja, Komisi IX DPR RI menggagas program Balai Latihan Kerja (BLK),” ujar Saniatul.

Ia pun berharap, dengan BLK kompetensi tenaga kerja Indonesia bisa meningkat. “BLK ini nantinya akan memberikan keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan,” ujar Saniatul Lativa.

Terdapat BLK komunitas, tambahnya, dikhususkan komunitas maupun pondok-pondok pesantren yang bertujuan untuk membuka pandangan para santri, masyarakat sekitar maupun komunitas yang ini berwirausaha. “Jadi, tidak mengandalkan menjadi karyawan dan mengandalkan bekerja di perusahaan tapi lebih meningkatkan kemampuannya sehingga bisa berwirausaha,” ucap Saniatul Lativa.

Menurutnya, LDII membina banyak pondok pesantren yang bernaung di bawahnya. Saniatul Lativa melihat angkatan kerja muda LDII perlu dibekali kompetensi kemandirian. “Untuk mendapat bantuan BLK, Pondok pesantren LDII barangkali bisa berkoordinasi DPR RI yang ditugaskan di Komisi IX yang ada di masing-masing daerah pemilihan (Dapil),” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI Singgih Januratmoko mengatakan para wakil rakyat terus mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) makin kreatif dan inovatif. Apalagi pemerintah baru saja menyuntikkan Penyertaan Modal Negara (PMN), kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN), “Tujuannya, selain membangun infrastruktur kelistrikan adalah untuk mengembangkan energi baru terbarukan,” ujar Singgih.

Menurut Singgih, kebutuhan listrik yang terus melonjak tak bisa ditangani hanya mengandalkan batu bara atau diesel, “Selain tidak ramah lingkungan juga boros. Sangat rentan dengan isu-isu global seperti pemanasan global, perang dan embargo,” paparnya. Apalagi bila dikaitkan dengan geopolitik, masalah energi fosil sangat tidak stabil.

Ia berharap, dengan sumberdaya alam yang dimiliki Indonesia, masalah energi segera terselesaikan. Menurut Singgih, untuk membangun peradaban modern diperlukan energi sekaligus kedaulatan energi itu sendiri.

Eropa yang memiliki inovasi mutakhir harus menyerah dengan Rusia, karena sektor industrinya bergantung kepada gas Rusia. Sementara Indonesia memiliki segalanya, dengan kemandirian dan kedaulatan energi, Indonesia bisa menjadi negara maju.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Silaturahim Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin Gus Aab dengan pengurus DPW LDII Jawa Timur Kamis 123 di Kantor DPW LDII Jatim Surabaya Foto LINES Jatim

Silaturahim Ketua LD PBNU dan LDII Jawa Timur, Perkuat Persamaan dan Kebersamaan

12 Maret 2026
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso Foto LINES

Di Tengah Gejolak Global, LDII Dorong Penguatan Ketahanan Bangsa

10 Maret 2026
Pemuda LDII Kabupaten Gresik membagikan paket takjil kepada pengguna jalan di depan Kantor DPD LDII Gresik Kebomas menjelang waktu berbuka puasa Foto LINES Gresik

Semangat Berbagi Ramadan, Pemuda LDII Gresik Turun ke Jalan Bagikan Takjil

10 Maret 2026
Pemuda LDII Jember membagikan takjil gratis kepada pengendara di jalan Foto LINES Jember

Pemuda LDII Jember Bagikan Takjil Gratis untuk Pengguna Jalan

10 Maret 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada Ketua PCNU Kediri: Ramadan Ajarkan Kesabaran dan Toleransi
  • Zidane Alfin pada Menjelang Buka Puasa, Warga LDII Wonocolo Latihan Pencak Silat Bersama PERSINAS ASAD
  • Lilik Indarti pada LDII Bangkalan Salurkan 75 Paket Santunan Ramadan untuk Anak Yatim dan Keluarga Beruntung
  • Yadi pada Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII
  • Adi Kurniawan pada Terpilih Aklamasi, H. Suhartono Kembali Nakhodai LDII Kota Mojokerto
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.